
WWW.CONDONG.ID – Pada (09/05) Pesantren Condong melalui Kuliyyatu-l-Muallimin al-Islamiyah (KMI) mengadakan Tarbiyah Amaliyah perdana untuk santri dan santriwati akhir KMI 2026. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk mengecek kemampuan pengamalan ilmu bagi semua santri akhir KMI.
Beberapa hari sebelumnya para santri dibekali terlebih dahulu mengenai teknis pelaksanaan Tarbiyah Amaliyah ini. Para pemateri yang terdiri dari musyrif menyampaikan teknis mengajar setiap mata pelajaran dan disimak dengan baik oleh para santri akhir KMI.

Kegiatan Tarbiyah Amaliyah perdana sendiri dilaksanakan pada hari ini Sabtu, (09/05) dengan total enam titik pelaksanaan. Tiga titik untuk santri akhir KMI putra dan tiga titik sisanya untuk santri akhir KMI putri. Untuk rincian tempatnya adalah sebagai berikut: santri akhir KMI putra melaksanakan amaliyah perdana di aula gedung IBM dan gedung Safinah, sedangkan untuk putri di Auditorium Pesantren Condong, Meeting Hall Kampus dan Aula Ummul Barohin.
Selama pelaksanaan Tarbiyah Amaliyah perdana para santri akhir KMI melihat bagaimana proses pembelajaran yang baik dan benar ketika seseorang menjadi pendidik. Sejatinya di zaman yang penuh dengan intrik digital dan informasi tidak terbatas ini harusnya para calon pendidik memegang teguh falsafah sebagaimana pendidik yang hakiki. Karena, kemerosotan moral di zaman saat ini mempengaruhi karakter atau akhlak para santri.

Hal senada diungkapkan juga oleh Ust. Rahmat Mulya Nugraha selaku musyrif Tarbiyah Amaliyah perdana tahun ini. “Betul, para santri akhir yang akan lulus dan pergi dari pondok ini harus siap dalam segala aspek, apalagi mereka akan terjun di masyarakat sebagai seorang pendidik atau guru.”
Selain itu harapan terbesar dari kegiatan ini adalah untuk mendorong para santri akhir KMI menjadi insan paripurna yang siap dalam berkegiatan di masyarakat nanti, apalagi di zaman yang sangat canggih saat ini. “Maka untuk menangkis arus negatif dari perkembangan zaman, mereka harus paham apa itu hakikat belajar dan mengajar yang baik.” Tambahnya.

Sebagai calon pendidik yang baik para santri akhir KMI 2026 dibekali dengan berbagai macam kegiatan santri akhir, dan Tarbiyah Amaliyah ini adalah kegiatan terakhir yang mereka ikuti. Semoga dengan adanya kegiatan ini para santri akhir bisa betul-betul paham dan tahu mengenai hakikat menjadi seorang guru. [NHF]