
WWW.CONDONG.ID – TASIKMALAYA – Semangat kolaborasi antar lembaga pendidikan Islam terus dipupuk. Kali ini, keluarga besar Pesantren Tahfidz – SMP Islam & SMK Al-Azami Cianjur melakukan kunjungan studi banding ke Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah (Condong) pada Sabtu (11/04).
Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan upaya strategis untuk mempererat persaudaraan sesama muslim sekaligus melakukan akselerasi pengetahuan terkait sistem manajemen pondok pesantren.
Sambutan Hangat di Kampus Universitas Riyadlul Ulum (UNIRU)
Rombongan yang terdiri dari 60 santri jenjang SMP dan SMK tersebut tiba di lokasi dan langsung disambut hangat di Kampus Universitas Riyadlul Ulum (UNIRU). Kehadiran mereka diterima langsung oleh Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Condong, KH. Drs. Endang Rahmat.

Dalam sambutannya, KH. Drs. Endang Rahmat menekankan pentingnya sinergi antar pesantren untuk menghadapi tantangan zaman, untuk memperkuat ukhuwah islamiyyah.
“Lembaga pendidikan seperti pesantren itu sejatinya harus mengimplenetasikan diri seperti bangunan, yaitu yashuddu ba’duhum ba’dho, saling memperkuat satu sama lain”. Tutur beliau salam sambutannya.
Setelah prosesi penyambutan, para santri diarahkan menuju tempat penginapan dengan didampingi oleh pengurus dari kelas 5 KMI yang bertindak sebagai pemandu selama kegiatan berlangsung.
Eksplorasi Sistem dan Lingkungan Pesantren

Memasuki hari kedua, agenda berlanjut dengan kegiatan tour campus. Para santri Pondok Pesantren Al-Azami Cianjur diajak berkeliling melihat fasilitas serta mendalami denyut aktivitas harian di Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah.
Dipandu oleh pengurus OSPC dari kelas 5 KMI, para santri mengamati berbagai aspek, mulai dari:
- Kedisiplinan ibadah dan akademik.
- Pengelolaan tata ruang dan kebersihan lingkungan.
- Penerapan bahasa dan sistem organisasi santri.
Tujuan daripada kegiatan ini adalah agar santri Pondok Pesantren Al-Azami Cianjur dapat menyerap praktik baik (best practices) yang diterapkan di Pesantren Condong untuk kemudian diamalkan di lembaga asal saat dibutuhkan. Dengan adanya studi banding ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru dalam sistem pengajaran di Pesantren Al-Azami Cianjur, sekaligus memperkokoh jaringan komunikasi antar pesantren di Jawa Barat. [AEK]