Tasikmalaya, 14 Juli 2026 – Universitas Riyadlul Ulum (UNIRU) resmi memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan INTI International University, Malaysia, sebagai langkah strategis untuk memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya akademik. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung pada 14 Juli 2026 di Universitas Kuningan.

Rektor Universitas Riyadlul Ulum, Dr. Mahmud Farid, M.Pd., diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Pendidikan dan RisetDr. Ashary Ramdhani, ST., M.Pd, sedangkan pihak INTI International University diwakili oleh Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi, Director of International Relations and Collaboration Centre (IRCC). Kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi UNIRU dalam memperluas jejaring akademik global, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.
Penandatanganan MoU tersebut juga dirangkaikan dengan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi Internasional Scopus Berbantuan Artificial Intelligence (AI) yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Juli 2026, di Universitas Kuningan. Kegiatan ini diikuti pimpinan perguruan tinggi, dosen, peneliti, dan pengelola jurnal dari kedua institusi. Workshop ini menjadi langkah awal implementasi kerja sama yang berorientasi pada peningkatan produktivitas publikasi ilmiah internasional sekaligus pengenalan pemanfaatan AI secara etis dalam penulisan artikel ilmiah.
Dalam paparannya, Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi menjelaskan bahwa AI membuka banyak peluang dalam dunia akademik, mulai dari eksplorasi literatur, penyusunan kerangka artikel, analisis data, hingga penyuntingan bahasa akademik. Namun, pemanfaatannya harus tetap menjunjung integritas ilmiah, etika penelitian, dan orisinalitas karya. Karena itu, workshop tidak hanya membahas penggunaan perangkat AI pendukung riset, tetapi juga batasan penggunaannya sesuai standar penerbit internasional bereputasi.
Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen UNIRU untuk mempercepat agenda internasionalisasi sekaligus mendukung akselerasi jabatan akademik dosen menuju Guru Besar. Melalui kemitraan dengan INTI International University, UNIRU memperoleh dukungan dalam pengembangan kolaborasi riset internasional, pendampingan penulisan artikel ilmiah, hingga proses publikasi pada jurnal bereputasi yang terindeks Scopus.
INTI International University juga berkomitmen mendampingi dosen UNIRU sejak tahap identifikasi topik penelitian, pembentukan tim riset internasional, penyusunan manuskrip, review internal, hingga pemilihan jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuan. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan melalui skema mentoring oleh akademisi dan peneliti berpengalaman dari kedua institusi.
Selain pendampingan akademik, kerja sama ini mencakup dukungan pembiayaan publikasi artikel ilmiah internasional pada jurnal bereputasi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. Dukungan tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan publikasi yang selama ini dihadapi dosen, sehingga produktivitas ilmiah UNIRU meningkat secara signifikan.
Program ini juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam meningkatkan jumlah Guru Besar di Indonesia melalui penguatan rekam jejak penelitian dan publikasi internasional. Dengan meningkatnya publikasi berkualitas, semakin banyak dosen UNIRU diharapkan memenuhi persyaratan akademik untuk memperoleh jabatan fungsional Profesor.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani kedua institusi menetapkan sejumlah ruang lingkup kerja sama yang akan menjadi dasar pelaksanaan program kolaboratif selama lima tahun ke depan. Bidang utama yang disepakati meliputi:
- Program mobilitas mahasiswa dan pertukaran dosen untuk memperluas pengalaman akademik internasional.
- Program dosen tamu, visiting professor, dan visiting scholar.
- Penelitian kolaboratif internasional yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan pusat riset kedua institusi.
- Pendampingan publikasi ilmiah internasional, termasuk klinik penulisan artikel Scopus, pendampingan submit, dan review manuskrip.
- Publikasi bersama pada jurnal internasional bereputasi serta penyusunan buku ilmiah kolaboratif.
- Pengembangan kurikulum berbasis internasional dan pertukaran materi akademik.
- Penyelenggaraan konferensi internasional, seminar, workshop, kuliah umum, short course, dan pelatihan bersama.
- Penguatan kapasitas pusat kerja sama internasional dan tata kelola internasionalisasi perguruan tinggi.
- Program pengabdian kepada masyarakat lintas negara.
- Program magang internasional dan penguatan jejaring dengan dunia industri.
- Pengembangan inovasi, hilirisasi hasil penelitian, dan kolaborasi kewirausahaan berbasis teknologi dan masyarakat.
Melalui program-program tersebut, kualitas lulusan, kompetensi dosen, produktivitas penelitian, dan reputasi internasional UNIRU diharapkan meningkat secara berkelanjutan.

MoU ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan. Selama periode tersebut, kedua institusi akan menindaklanjuti kerja sama melalui Memorandum of Agreement (MoA) maupun Implementation Agreement (IA) sesuai kebutuhan masing-masing program.
Sebagai langkah awal implementasi, UNIRU telah menyiapkan beberapa agenda strategis, antara lain:
- Konsolidasi internal fakultas dan program studi untuk memetakan potensi kerja sama internasional.
- Pemetaan kompetensi dosen dan kesiapan publikasi internasional untuk menentukan kelompok riset prioritas.
- Pembentukan tim percepatan publikasi Scopus untuk koordinasi, monitoring, dan evaluasi capaian publikasi dosen.
- Penyelenggaraan workshop penulisan artikel ilmiah internasional secara berkala bersama narasumber dari INTI International University dan akademisi internasional lainnya.
- Pengembangan student mobility, virtual exchange, collaborative online international learning (COIL), dan joint supervision.
- Peningkatan jumlah penelitian kolaboratif internasional melalui hibah nasional maupun internasional.
- Pendorongan konferensi internasional rutin sebagai wadah diseminasi hasil penelitian dosen dan mahasiswa.
Melalui tahapan tersebut, kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi menghasilkan program nyata yang memberi manfaat langsung bagi sivitas akademika UNIRU.
Nota Kesepahaman disusun berdasarkan prinsip saling menghormati, kesetaraan, transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Dokumen ini menjadi kerangka kerja sama bagi berbagai kegiatan akademik di masa mendatang.
Sebagian besar ketentuan dalam MoU bersifat sebagai pernyataan komitmen yang akan diimplementasikan melalui perjanjian teknis sesuai karakteristik program. Ketentuan mengenai perlindungan hak kekayaan intelektual, kerahasiaan informasi, penggunaan data penelitian, publikasi bersama, penyelesaian sengketa, serta kepatuhan terhadap peraturan di Indonesia dan Malaysia memiliki kekuatan mengikat sesuai kesepakatan kedua pihak.
Kerja sama ini juga bersifat non-eksklusif, sehingga masing-masing institusi tetap dapat menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi atau lembaga lain sepanjang tidak bertentangan dengan isi perjanjian.
Kerja sama dengan INTI International University menjadi bagian penting dalam upaya UNIRU mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi unggul yang menghasilkan lulusan berkarakter, inovatif, dan berdaya saing global dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Konsep Santripreneur yang menjadi identitas UNIRU tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan berwirausaha, tetapi juga sebagai semangat membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan, inovasi, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi internasional ini, nilai-nilai tersebut diharapkan semakin berkembang dalam lingkungan akademik yang terbuka terhadap kerja sama global, riset, dan pemanfaatan teknologi digital secara bertanggung jawab.
Pimpinan UNIRU berharap kerja sama ini menjadi awal dari berbagai kolaborasi strategis yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya riset, memperluas jejaring internasional, serta mempercepat transformasi UNIRU sebagai kampus Santripreneur yang unggul, adaptif, inovatif, dan diakui di tingkat internasional.