Kolom

Membaca Budaya Ketaatan Santri kepada Kiai di Pesantren

Di tengah arus modernitas yang menjunjung tinggi otonomi individu dan rasionalitas personal, budaya ketaatan santri kepada kiai di pondok pesantren kerap dipertanyakan. Tidak jarang, ketaatan itu dipahami secara simplistis sebagai bentuk kepatuhan buta, hierarki feodal, atau bahkan pengekangan kebebasan berpikir. Namun, pandangan semacam ini sering kali lahir dari kacamata luar yang mengabaikan logika internal pesantren […]

Membaca Budaya Ketaatan Santri kepada Kiai di Pesantren Read More »

Syekh Abdul Muhyi dan Persebaran Islam di Jawa Barat

Pekan kedua September bulan-bulan lalu bertepatan dengan bulan maulud, saya mengundang seorang penulis buku biografi ke sebuah acara podcast yang saya kelola di media Pesantren Condong Tasikmalaya. Kebetulan buku ini belum lama terbit, yakni bulan Juni 2025. Saya mendapati buku tersebut dari seorang teman salah satu komunitas yang mengadakan sebuah program kajian rabu sore bernama

Syekh Abdul Muhyi dan Persebaran Islam di Jawa Barat Read More »

How to read a book

Pengantar Seberapa pentingkah seseorang membaca buku di masa kini?, pertanyaan ini diutarakan oleh Mortimer Adler di tengah semakin pesatnya teknologi, sekitar tahun 1930-an. Berbeda dengan sekarang, rasanya sangat mudah sekali untuk seseorang mendapatkan informasi dan sumber bacaan lewat sarana teknologi yang tersedia, oleh sebab itu apa perlunya untuk membaca? Secara khusus, Adler merasa bahwa masyarakat

How to read a book Read More »

Islam Translated: Bagaimanakah Islam Diterjemahkan?

Tulisan ini pernah dimuat sebelumnya di Duniasantri.co Buku ini merupakan sebuah disertasi dari seorang guru besar sejarah di Universitas Ibrani Yerusalem, Israel. Saya berpendapat buku dengan tema dan kajian semendalam ini mungkin hanya akan lahir dalam lima puluh atau seratus tahun sekali, pasalnya memang sangat berbobot dan langka. Pada dasarnya subjek kajian buku ini adalah

Islam Translated: Bagaimanakah Islam Diterjemahkan? Read More »

Raga Kayu Jiwa Manusia: Wayang Golek dan Upaya Penerjemahan Islam

Lima tahun lalu, saya mendapati sebuah buku dari pemberian seorang teman setibanya di Bandung. Buku tersebut merupakan sebuah disertasi antropologi sejarah yang diterbitkan oleh Ecole Francaise d’Extreme-Orient dengan judul asli “Corps de bois, souffle humain: Le theatre de marionettes wayang golek de Java Ouest” karya Sarah Anais Andrieu. Penerbit KPG kemudian menerjemahkan dan menerbitkan buku

Raga Kayu Jiwa Manusia: Wayang Golek dan Upaya Penerjemahan Islam Read More »

Jihad Pendidikan Pesantren Condong: Memadukan Tradisi dan Modernitas (Milad Seperempat Abad Keterpaduan)

Sebagai seorang alumnus Pondok Pesantren Condong yang menerapkan penggabungan antara tradisi pesantren dan pendidikan modern, saya merasa keduanya memang tidak bertentangan. Pondok Pesantren Condong menerapkan sistem terpadu (keterpaduan); yaitu tradisi pesantren berupa kitab kuning, disiplin pondok modern gontor, serta pendidikan sekolah nasional. Usai menamatkannya selama enam tahun, saya kemudian merasa berbeda ketika melanjutkan studi ke

Jihad Pendidikan Pesantren Condong: Memadukan Tradisi dan Modernitas (Milad Seperempat Abad Keterpaduan) Read More »

Kitab Kuning dalam Tradisi Pesantren

Islam masuk ke Nusantara selain melalui jalur perdagangan, juga melalui transmisi ilmu. Satu di antara produk otentik yang menandai itu adalah kitab kuning. Selain di Indonesia, kitab kuning agaknya tidak akan kita temukan di negeri-negeri Islam lain. Bisa saja kitab kuning sudah digunakan pada masa sebelum Islam, di mandala-mandala Hindu-Budha, hingga berubah bentuknya yang sekarang

Kitab Kuning dalam Tradisi Pesantren Read More »