
Tasikmalaya, 23 Mei 2026 — Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Riyadlul Ulum melalui Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi menggelar kegiatan Seminar Digital dan Bisnis di Meeting Hall kampus, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan literasi digital dan keuangan mahasiswa.
Seminar bertema “Integrasi Keuangan dan Perkembangan Teknologi Digital untuk Menyongsong Indonesia Emas” ini diikuti mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi. Kegiatan dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang memengaruhi sektor keuangan dan bisnis, sehingga mahasiswa perlu memahami pengelolaan keuangan berbasis teknologi secara bijak.
Ketua pelaksana, Ladi Adilah, dalam sambutannya berharap kegiatan ini mampu menambah wawasan dan meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi era transformasi digital.
Dalam sesi materi, perwakilan BSI, Ari Kiswanto, menjelaskan peran perbankan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inovasi teknologi digital.
“Melalui layanan seperti BYOND by BSI dan Bank Emas, kami berkomitmen memperluas inklusi keuangan serta memberdayakan UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa transformasi digital menjadi langkah strategis dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Sementara itu, perwakilan OJK, Ajat Sudrajat, memaparkan pentingnya keamanan transaksi digital dan kesadaran terhadap kejahatan siber. Peserta juga diingatkan untuk menjaga data pribadi serta memahami regulasi dalam penggunaan layanan keuangan digital.

Seminar berlangsung interaktif dengan diskusi seputar peluang bisnis digital, keamanan transaksi, dan sistem pembayaran elektronik. Kegiatan kemudian ditutup dengan sharing session, permainan interaktif, dan family gathering antar mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang teknologi dan sistem keuangan digital serta lebih siap menghadapi tantangan di era digital