
WWW.CONDONG.ID, Tasikmalaya-Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Arab, sejumlah Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dari berbagai perguruan tinggi menggelar Webinar Hari Bahasa Arab yang berlangsung secara daring pada siang hingga sore hari. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi akademik antara BSA Universitas Riyadlul Ulum (UNIRU), UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU), Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), dan Universitas Islam Cipasung (UNIK Cipasung).
Acara dimulai pukul 12.30 WIB dengan penayangan lagu-lagu berbahasa Arab yang bertujuan menciptakan suasana hangat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Arab kepada para peserta. Selanjutnya, peserta disuguhkan penampilan profil masing-masing Program Studi BSA dari kampus-kampus yang terlibat sebagai bentuk pengenalan institusi dan penguatan jejaring akademik.
Memasuki sesi pembukaan, acara dipandu oleh Master of Ceremony dari UNWAHA. Rangkaian pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Mesir sebagai simbol persahabatan dan keterikatan budaya. Acara semakin khidmat dengan sambutan Ketua Pelaksana dari UNIK Cipasung, yang menegaskan pentingnya Bahasa Arab sebagai bahasa ilmu pengetahuan, agama, dan peradaban. Webinar secara resmi dibuka oleh perwakilan dari UIN SAIZU.
Pada sesi inti, para peserta mendapatkan pemaparan materi dari tiga narasumber kompeten. Pemateri pertama, Dr. Muhammad M. Nadi, menyampaikan materi yang menyoroti urgensi pengembangan Bahasa Arab dalam konteks akademik dan global. Sesi ini disambut antusias oleh peserta, terbukti dari diskusi aktif pada sesi tanya jawab.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Dr. Zakaria Mohammed sebagai pemateri kedua, yang mengulas perspektif dan tantangan Bahasa Arab di tingkat internasional. Paparan ini membuka wawasan peserta tentang posisi Bahasa Arab dalam percaturan global, khususnya di dunia pendidikan dan komunikasi lintas budaya.
Sebagai pemateri ketiga, Dr. M. Dzikrul Hakim Al Ghazali, M.Pd.I, memaparkan materi yang menekankan strategi penguatan pembelajaran Bahasa Arab di era modern. Diskusi interaktif kembali terjadi pada sesi tanya jawab, menandakan tingginya minat dan partisipasi peserta.
Menjelang penutupan, acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para pemateri dan moderator, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Webinar resmi ditutup oleh MC dan ditandai dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi antar perguruan tinggi terus terjalin serta mampu mendorong mahasiswa dan akademisi untuk semakin mencintai, mengembangkan, dan memajukan Bahasa Arab di tengah tantangan globalisasi.[]