
WWW.CONDONG.ID, Singapura, (02/11/2025)– Hari pertama pelaksanaan Edutour Internasional Batch 2 diawali dengan perjalanan udara dari Jakarta menuju Singapura. Setelah proses keberangkatan dan transit yang cukup panjang, rombongan Pesantren Condong akhirnya tiba di Bandara Changi sekitar pukul 15.00 waktu setempat, disambut oleh pemandu lokal yang telah menunggu di area kedatangan.
Setibanya di Changi, rombongan langsung diarahkan menuju Jewel Changi Airport, salah satu ikon modern yang terkenal dengan Rain Vortex, air terjun indoor tertinggi di dunia. Para santri tampak antusias mengamati perpaduan teknologi, estetika arsitektur, dan konsep ramah lingkungan yang menjadi ciri khas bandara terbaik dunia tersebut. Para pembimbing mengarahkan santri untuk mencatat pengamatan terkait manajemen ruang publik, kebersihan, dan kedisiplinan masyarakat.
Perjalanan kemudian berlanjut menuju Masjid Sultan di kawasan Kampong Glam untuk melaksanakan salat dan makan siang. Selain menjadi tempat istirahat, Masjid Sultan juga memperkenalkan santri pada sejarah perkembangan Islam di Singapura dan dinamika komunitas muslim minoritas yang hidup harmonis di tengah masyarakat multikultural.
Setelah itu, rombongan menuju beberapa landmark utama Singapura seperti Merlion Park, Marina Bay Sands, dan Garden by the Bay. Pada setiap titik kunjungan, santri diarahkan untuk memahami bagaimana tata kota, sistem transportasi, serta pengelolaan wisata dikembangkan dengan disiplin dan profesionalitas tinggi. Pengamatan ini menjadi bagian penting dari pembelajaran budaya modern yang menjadi fokus edutour internasional tahun ini.
Sore menjelang malam, rombongan singgah di Joe Outlet untuk belanja ringan, sebelum melanjutkan ke area Universal Studios Singapore untuk sesi photo. Meskipun singkat, kunjungan ini memperlihatkan bagaimana Singapura mengembangkan industri hiburan sebagai sektor strategis pariwisata.
Seluruh rangkaian kegiatan di Singapura ditutup dengan perjalanan menuju perbatasan Singapura–Malaysia untuk proses imigrasi, sebelum rombongan bermalam di Johor Bahru. Hari pertama ini menjadi pembuka yang kaya pengalaman, memperlihatkan kepada santri bagaimana nilai kedisiplinan, etos kerja, dan inovasi diterapkan dalam kehidupan masyarakat modern.[]