Mahasantri UNIRU Semarakkan Tahun Baru Islam dengan Istighosah dan Pawai Obor

Share on:

Facebook
X
WhatsApp

(Dokumentasi kegiatan istighosah )

Tasikmalaya, 15 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam, mahasantri Universitas Riyadlul Ulum (UNIRU) menggelar kegiatan istighosah dan muhasabah akhir tahun pada Senin, 15 Juni 2026, di Masjid UNIRU. Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. K.H. Mahmud Farid, M.Pd. tersebut menjadi momentum bagi para mahasantri untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat keimanan dalam menyongsong tahun baru Hijriah.

Suasana khidmat mewarnai jalannya istighosah dan muhasabah yang diikuti oleh para mahasantri. Melalui kegiatan tersebut, para mahasantri diajak untuk merefleksikan perjalanan hidup selama satu tahun terakhir, mengevaluasi berbagai ikhtiar yang telah dilakukan, serta memohon ampunan, perlindungan, dan keberkahan kepada Allah SWT. Pergantian tahun Hijriah dimaknai bukan sekadar pergantian waktu, melainkan sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan lebih bermanfaat bagi sesama.

(Dokumentasi kegiatan pawai obor)

Setelah melaksanakan salat Isya berjamaah, para mahasantri turut memeriahkan pawai obor bersama masyarakat sekitar. Kegiatan yang diselenggarakan oleh DKM UNIRU dan dikoordinasikan oleh tokoh masyarakat setempat tersebut mengambil rute dari lapangan Masjid UNIRU dan mengelilingi jalan-jalan di sekitar Kelurahan Setianagara. Keikutsertaan mahasantri dalam pawai obor menjadi bentuk antusiasme dalam menghidupkan malam Tahun Baru Islam sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

Pawai obor berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Cahaya obor yang menerangi sepanjang perjalanan menjadi simbol harapan, semangat, dan optimisme dalam menyambut tahun baru Hijriah. Selain menjadi tradisi yang telah mengakar di tengah masyarakat, pawai obor juga menjadi sarana syiar Islam yang mempertemukan nilai-nilai keagamaan dengan kebersamaan sosial.

Melalui rangkaian kegiatan ini, semangat Tahun Baru Islam tidak hanya diwujudkan melalui doa dan refleksi diri, tetapi juga melalui kebersamaan dalam menjaga tradisi keagamaan yang memperkuat keimanan, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pergantian tahun Hijriah merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri sekaligus mempererat hubungan antarsesama dalam bingkai nilai-nilai Islam.

[custom_views]

Share on :

Facebook
X
WhatsApp