
STAI Riyadlul Ulum Condong berhasil meloloskan dua proposal penelitian dalam program pendanaan LITAPDIMAS Tahun Anggaran 2026. Capaian tersebut diraih melalui dua skema pendanaan, yaitu Bantuan Penelitian Dasar Interdisipliner dan Hibah Penelitian Dasar Program Studi, yang melibatkan dosen dari Program Studi Pendidikan Agama Islam serta Program Studi Bahasa dan Sastra Arab.
Proposal pertama diketuai oleh Dr. Ashary Ramdhani, S.T., S.Pd.I., M.Pd. dengan anggota Mohammad Ridwan, M.Pd. Penelitian berjudul “Model Ihsan: Integrasi Islam dan Sains Berbasis Resilien Tauhid di Pendidikan Tinggi Islam” dinyatakan lolos sebagai penerima Bantuan Penelitian Dasar Interdisipliner Tahun Anggaran 2026. Penelitian ini mengembangkan model integrasi Islam dan sains melalui pendekatan Resilien Tauhid untuk memperkuat implementasi nilai-nilai keislaman di lingkungan pendidikan tinggi.
Sementara itu, proposal kedua yang diketuai Agus Riyadi, M.Pd. bersama Emas Masruroh, M.Pd. berhasil memperoleh Hibah Penelitian Dasar Program Studi Tahun Anggaran 2026 melalui penelitian berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Ta’bir Arabiy Berbasis Contextual Teaching and Learning dan Implementasinya dalam Proses Pembelajaran”. Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan bahan ajar yang kontekstual untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa.
Kedua proposal berhasil lolos setelah melalui proses seleksi yang melibatkan asesor ahli dengan penilaian terhadap aspek kebaruan gagasan, kualitas ilmiah, rekam jejak peneliti, serta potensi kontribusi penelitian bagi pengembangan keilmuan dan program studi. Dengan diperolehnya pendanaan LITAPDIMAS Tahun Anggaran 2026, kedua tim peneliti akan segera melaksanakan tahapan penelitian sesuai rencana, mulai dari pengumpulan data hingga publikasi hasil penelitian. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong meningkatnya produktivitas riset dosen serta memperkuat budaya penelitian di lingkungan STAI Riyadlul Ulum Condong.