
WWW.CONDONG.ID – Tasikmalaya, Pada (10/03) Pesantren Condong mengadakan kegiatan Pesan dan Nasihat menjelang perpulangan Ramadan 1447 H, kegiatan ini menjadi puncak dari kegiatan ramadan yang diadakan di Pesantren Condong. Kegiatan ini diikuti oleh para santri dari kelas 1 – 6, para guru, dan para pembimbing yang diselenggarakan di Auditorium Pesantren Condong.
Setelah selama 20 hari santri belajar dan berpuasa di lingkungan Pesantren Condong, kini saatnya mereka pulang dan mengisi 10 hari terakhir ramadan bersama keluarga masing-masing di rumah. Para santri mendapatkan berbagai nasihat dan bekal dari para pimpinan dan asatiz untuk senantiasa mengamalkan sunnah-sunnah pondok dan berbakti kepada kedua orang tua ketika berada di rumah masing-masing.
Para santri diharapkan siap dalam mengisi waktu liburannya dengan kegiatan positif dan bermanfaat yang selaras dengan falsafah dan nilai-nilai pondok. Bapak Pimpinan Pesantren Condong mengingatkan bahwasanya segenap santri Pesantren Condong itu menyematkan nama baik pesantren di keningnya masing-masing, maka jagalah nama baik itu.
“Ketika kalian pulang nanti jangan lupa dengan nama baik yang kalian bawa, yaitu nama baik pesantren, nama baik diri sendiri dan nama baik keluarga.” tutur KH. Dr. Mahmud Farid, M.Pd., ketika menyampaikan pesan dan nasihat di auditorium Pesantren Condong malam ini.

Selain itu bapak Pimpinan Pesantren Condong memberikan amanat untuk menyampaikan salam dari segenap keluarga Pesantren Condong kepada keluarga masing-masing. Sebagai informasi, liburan Ramadan tahun ini akan dimulai pada tanggal (11/03) sampai nanti kembali ke pondok pada tanggal (04/04) atau bertepatan dengan 15 Syawwal 1447 H.
Bapak pimpinan juga mengingatkan kepada seluruh santri untuk senantiasa mendo’akan para guru-guru di Pesantren Condong, para pimpinan terdahulu untuk senantiasa berada dalam rahmat dan maghfirah dari Allah Swt.

Terakhir, KH. Drs. Endang Rahmat memberikan amanat bahwasanya jangan lupa bagi kita semua untuk bermuhasabah diri dan mengisi banyak waktu libur dengan beribahad kepada Allah Swt, terlebih lagi melihat kondisi dunia yang tidak baik-baik saja.
“Kita tahu bahwasanya Ramadan tahun ini terasa berbeda karena biasanya pada tanggal 17 Ramadan kita sudah pulang, tapi sekarang pulangnya digeser jadi tanggal 21 Ramadan hal ini karena kita melihat situasi dan kondisi diluar sana.” Tutur beliau dalam amanatnya.
Kondisi masyarakat Indonesia dan dunia yang sedang tidak baik-baik saja ini memberikan banyak dampak bagi dunia pendidikan, maka Pesantren Condong menginisiasinya agar para santri tidak terpapar berbagai hal negatif yang sedang beredar diluar sana.
Semoga para santri bisa memaknai liburan Ramadan tahun ini untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua, bermuhasabah diri, serta senantiasa mengamalkan sunnah-sunnah pondok. [NHF]