
WWW.CONDONG.ID – TASIKMALAYA – Wajah dunia pesantren kembali menunjukkan dinamikanya. Tidak hanya berkutat pada kitab kuning, ratusan santri Pondok Pesantren Condong membuktikan eksistensinya di dunia sains melalui gelaran Condong Science Festival (CSF) 2026 yang dihelat pada Jum’at (16/1).
Bertempat di Gedung Ibnu Malik (IBM) dan Lapangan Riyadlussholihin, acara ini menjadi panggung kreativitas bagi santri kelas 1 hingga 4 KMI. Festival ini dirancang bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah integrasi antara nalar logika sains dengan nilai-nilai religiusitas.
Integrasi Agama dan Sains
Dalam sambutannya yang menggugah, Ust. Nurrohman, M.Pd., menekankan pentingnya profil santri masa depan yang tidak gagap teknologi. Beliau memaparkan konsep “Ulama Intelek” sebagai visi utama pendidikan di era modern.
“Para santri-santriku, jadilah ulama yang intelek. Apa ulama intelek itu? Mereka adalah orang yang mengkaji ilmu agama dan memahami pengetahuan umum secara bersamaan, tidak membedakan antara keduanya,” tegas Ust. Nurrohman di hadapan para santri.
Semarak CSF 2026 Antusiasme Santri dalam Berlomba
Kemeriahan festival terlihat dari dua cabang lomba utama: Roket Air yang menguji pemahaman hukum fisika dan aerodinamika, serta Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang mengadu ketajaman wawasan.

Persiapan matang telah dilakukan sejak sepekan sebelumnya. Bagian Riset dan Teknologi OSPC masa bakti 2025-2026 melakukan seleksi ketat untuk menyaring delegasi terbaik dari setiap kelas. Hasilnya, kompetisi berlangsung sengit dengan perolehan juara yang didominasi oleh kelas 2 dan 3 KMI.
Berikut adalah daftar pemenang Condong Science Festival 2026:
| Cabang Lomba | Juara 1 | Juara 2 |
| Lomba Cerdas Cermat (LCC) | Kelas 2 KMI | Kelas 3 KMI |
| Roket Air | Kelas 3 KMI | Kelas 2 KMI |
Kegiatan CSF 2026 menjadi Wadah Lahirnya Ulama Intelek
Kegiatan satu hari penuh ini memberikan dampak signifikan terhadap atmosfer akademik di pesantren. Selain meningkatkan literasi sains, CSF 2026 berhasil memicu rasa percaya diri santri bahwa identitas sebagai “Pewaris Ulama” sangat selaras dengan peran sebagai “Ilmuwan”.
Melalui festival ini, Pesantren Condong menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang siap mencetak generasi emas yang seimbang dalam zikir dan pikir. Selamat! [LMR]