
WWW.CONDONG.ID – Tasikmalaya, Pada (1/11) Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Condong mengadakan kegiatan grand launching Universitas Riyadul Ulum (UNIRU), kegiatan ini adalah rangkaian dari peringatan 25 tahun keterpaduan Pesantren Condong. Maka, dengan diselenggarakannya launching ini Pesantren Condong sah memiliki universitas sebagai pelengkap dari sintesa kurikulum pendidikan di Pesantren Condong.
Sebelumnya pada bulan lalu, Pesantren Condong sudah mengadakan kegiatan launching masjid kampus. Masjid yang akan menjadi sentral kegiatan mahasiswa itu rampung dibangun pada bulan September lalu. Jeda selama sebulan, Pesantren Condong juga diberikan kebahagiaan lainnya yaitu turunnya SK dari Kemdiktisaintek tentang perubahan bentuk ITB Riyadlul Ulum menjadi Universitas Riyadlul Ulum. Kegiatan launching ini dihadiri sivitas akademika Pesantren Condong meliputi pimpinan pesantren, guru-guru, para dosen, santri dan sebagian masyarakat. Selain itu, turut pula hadir para alumni Pesantren Condong yang ikut berbahagia karena almamater mereka memiliki perguruan tinggi sendiri.
Acara grand launching ini dimulai pukul 09:00 WIB,diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. Asep Saepuloh yang melatunkan bacaan ayat suci Al-Qur’an dengan khidmat, setelah itu kegiatan grand launcing secara simbolis dilakukan dengan penekanan sirine bersama oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya Raden Dicky Candra Negara, Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, dan perwakilan dari Pesantren Condong oleh Dr. KH. Mahmud Farid, M.Pd., dan Drs. KH. Endang Rahmat.

Perlu diketahui pendirian Universitas Riyadlul Ulum ini adalah cita-cita panjang Pesantren Condong, pada tahun 2009 atas mandat dari pimpinan pesantren pada saat itu KH. Ma’mun, Pesantren Condong membuka STPT (Sekolah Tinggi Pesantren Terpadu). Lalu disusul dengan pendirian STIABI-RU (Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul Ulum) pada tahun 2019. selang beberapa tahun, tepatnya pada tahun 2022 Pesantren Condong mendirikan lagi ITB-RU (Institut Teknologi dan Bisnis Riyadlul Ulum.
Akhirnya pada tahun 2025 terbit SK penyatuan isntitusi dan perubahan nama ITB-RU dan STIABI-RU menjadi Universitas Riyadlul Ulum, Hal ini diceritakan dalam sambutan rektor Universitas Riyadlul Ulum, Dr. KH. Mahmud Farid, M.Pd., beliau menyampaikan ”ini adalah keinginan (cita-cita) dari pendahulu kita, jangan merasa jumawa diawal saja dengan apa yang kita capai, tapi tetaplah maju untuk memberikan banyak perubahan dalam pendidikan”. Pungkasnya.

Kegiatan ini juga turut mengundang pejabat setempat seperti lurah, camat, danramil, kapolsek dan tokoh masyarakat sekitar Pondok Pesantren Condong. Cita-cita besar dari berdirinya UNIRU ini adalah lahirnya generasi berkahlakul karimah yang berpegang teguh pada ajaran Islam. Hal ini senada seperti ucapan Wakil Wali Kota Tasikmalaya dalam sambutannya. “Saya berharap dengan adanya Universitas Riyadlul Ulum ini dapat melahirkan mahasiswa yang berakhlakul karimah dan dapat bersaing di era globalisasi ini”. Tuturnya.
Pada puncak acara juga turut hadir salah satu anggota badan wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Prof. Dr. K.H. Husnan Bey Fananie, M.A., pada kesempatan ini beliau memberikan orasi ilmiah tentang bagaimana pendidikan mengubah segalanya. Selain anggota badan wakaf PMDG beliau juga adalah mantan Dubes RI di Azerbaijan.
Terakhir, acara ditutup dengan doa oleh KH. Asep Abdullah. Semoga dengan adanya UNIRU ini bisa melahirkan mahasiswa yang dapat bersaing di era globalisasi dan bisa menjadi salah satu universitas terbaik di Tasikmalaya dan Priangan Timur. [AEK]