FMI 2025: Menyalakan Panggung Cahaya, Tempat Bintang-Bintang Islami Muda Bersinar di Tengah Hiruk Pikuk Dunia Modern

Share on:

Facebook
X
WhatsApp

WWW.CONDONG.ID – TASIKMALAYA, JUMAT (6/6) Berlokasi di Lapang Riyadusholihin, acara pembukaan Festival Musik Islami (FMI) 2025 disambut meriah dengan cahaya dan antusiasme para santri. Festival yang telah lama dinanti ini akhirnya tiba, membawa semangat baru dengan motto: “Syiar Islami Melalui Kreativitas Seni Melodi.”

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, M. Nahda Haykal, yang menyampaikan harapannya agar melalui festival ini, para santri mampu mengembangkan dan melestarikan musik Islami di tengah riuhnya era modern. Kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Iduladha di Pesantren Condong, sebagai rasa semarak akan hari raya. Para santri dan pengurus rayon menyelenggarakan Festival Musik Islami ini guna memeriahkan Iduladha di pondok.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ust. Fahmi Al Fazri, yang menekankan pentingnya mempertahankan identitas musik Islami sebagai bagian dari budaya dan dakwah di era digital saat ini.

“Sebagai santri tentunya kita harus berfikir modern apalag di zaman ini, maka metode dakwah yang dilakukan jangan monoton dan kuno, sehingga dakwah kita bisa adaptif dan inovatif contohnya menggunakan musik seperti yang akan ditampilkan pada acara ini”. Tutur nya dalam sambutan pembukaan FMI 2025.

Sebagai tanda resmi dimulainya acara, Ust. Fahmi Al Fazri melakukan peresmian secara simbolis, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para santri. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Muh. Nawaf Azhar Syafiq, yang memohon kelancaran selama berlangsungnya festival.

Festival Musik Islami 2025 ini dihadirkan sebagai wadah untuk meningkatkan kreativitas santri dalam mengemas musik Islami menjadi lebih menarik dan relevan, sekaligus upaya pelestarian budaya Islami di tengah arus globalisasi. Selain itu kegiatan ini juga dijadikan sebagai wadah pendidikan karakter bagi segenap santri.

Dengan terselenggaranya FMI 2025, besar harapan acara ini bisa terus berlangsung setiap tahunnya sebagai agenda tahunan yang mewadahi potensi, ekspresi, dan syiar melalui musik Islami. [AEK]

[custom_views]

Share on :

Facebook
X
WhatsApp