Mendengar Nasihat dari KH. Mahmud Tentang Memanfaatkan Lima Perkara Sebelum Datang Lima Perkara, dalam Apel Bulanan

Share on:

Facebook
X
WhatsApp
Dr. Drs. KH. Mahmud Farid sedang menyampaikan nasihat kepada seluruh santri dan ustaz, ustazah (dok. condong media)

WWW. CONDONG.ID, Tasikmalaya-Pesantren Condong kembali menggelar Apel Bulanan pada hari Selasa (26/8) bertempat di Auditorium Pesantren Condong. Acara rutin ini diisi dengan pengarahan sekaligus tausiah yang disampaikan oleh Wakil Pimpinan Pesantren Condong, Dr. Drs. KH. Mahmud Farid, M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Mahmud Farid menyampaikan nasihat berdasarkan sebuah hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Ibnu Abbas melalui Amru bin Maimun. Beliau mengingatkan para santri agar senantiasa memanfaatkan setiap kesempatan yang Allah berikan sebelum kesempatan itu hilang.

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara: masa mudamu sebelum datang masa tuamu, masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, dan hidupmu sebelum datang kematianmu.”

KH. Mahmud menegaskan bahwa masa muda adalah waktu yang sangat berharga untuk menuntut ilmu dan memperbanyak amal kebaikan, jangan sampai terbuang sia-sia. Kesehatan yang diberikan Allah juga harus dijaga dan digunakan untuk beribadah serta berbuat kebaikan, karena tidak ada yang tahu kapan sakit akan datang. Kekayaan yang dimiliki, sekecil apa pun, hendaknya digunakan untuk menolong sesama dan mendukung perjuangan Islam, bukan hanya dinikmati sendiri.

Seluruh santri sedang menyimak tausiah dari KH Mahmud (dok. condong media)

Selain itu, beliau menekankan agar santri tidak menyia-nyiakan waktu luang. Menurutnya, kesibukan pasti akan datang dan ketika itu seseorang tidak akan lagi memiliki kesempatan yang sama. Dan yang paling penting, hidup ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. Sebelum kematian menjemput, manfaatkanlah hidup untuk memperbanyak amal shalih agar bernilai di sisi Allah SWT.

“Setiap waktu adalah amanah. Gunakanlah masa muda, kesehatan, harta, waktu luang, dan kehidupan ini untuk hal-hal yang bermanfaat. Jangan menunggu nanti, karena kesempatan tidak akan datang dua kali, hidup sekali hiduplah yang berarti,” pesan KH. Mahmud Farid.

Setelah nasihat tersebut, acara dilanjutkan dengan pengumuman hasil Ujian Blok Periode 4 Tahun 2025 yang telah ditetapkan oleh Direktur KMI Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah.

  1. Juara Umum SMP Putra
    • Muhammad Kasyful`aziz (Kelas 3-A KMI)
  2. Juara Umum SMP Putri
    • Kayla Shafa Nurhafiza (Kelas 3-A KMI)
    • Zahira Nur Islami Al-Ma’arif (Kelas 3-B KMI)
  3. Juara Umum SMA Putra
    • Ahmad Jajuli (Kelas 4-H KMI)
  4. Juara Umum SMA Putri
    • Khansa Rohadatul ‘Aisy (Kelas 4-F KMI)

TOP 10 Jenjang SMP KMI

  1. Kayla Shafa Nurhafiza (Kelas 3-A KMI) – 560 (93,33)
  2. Zahira Nur Islami Al-Ma`arif (Kelas 3-B KMI) – 560 (93,33)
  3. Muhammad Kasyful`aziz (Kelas 3-A KMI) – 559 (93,17)
  4. Adinda Azka Zahira (Kelas 3-A KMI) – 554 (92,33)
  5. Ayyatul Husna Happy Kastic (Kelas 3-A KMI) – 553 (92,17)
  6. Fathan Muhamad Tsani (Kelas 3-A KMI) – 553 (92,17)
  7. Nurul Aghnia (Kelas 1-F KMI) – 641 (91,57)
  8. Azkia Daffa Himawan (Kelas 3-A KMI) – 540 (90,00)
  9. Nida Aulia (Kelas 3-B KMI) – 540 (90,00)
  10. Hilmy Ahmad Hanafi (Kelas 3-E KMI) – 540 (90,00)

TOP 10 Jenjang SMA KMI

  1. Ahmad Jajuli (Kelas 4-H KMI) – 509 (84,83)
  2. Muhammad Fathan Mubarok (Kelas 4-H KMI) – 501 (83,50)
  3. Raffa Kurniawan (Kelas 4-H KMI) – 500 (83,33)
  4. Khansa Rohadatul`aisy (Kelas 4-F KMI) – 495 (82,50)
  5. Raffy Azkia Fachriansyah (Kelas 4-H KMI) – 494 (82,33)
  6. Nasya Aura Syifa (Kelas 4-A KMI) – 493 (82,17)
  7. Nisrina Alima (Kelas 5-C KMI) – 647 (80,88)
  8. Jihan Nafisatull Azizah (Kelas 4-F KMI) – 484 (80,67)
  9. Rista Pauji Alafiyah (Kelas 4-F KMI) – 481 (80,17)
  10. Ali Fikri Al Jauhari (Kelas 5-G KMI) – 641 (80,13)

Selain juara umum, diumumkan pula 10 besar terbaik dari setiap jenjang, baik SMP maupun SMA. Para peraih prestasi diberikan sertifikat penghargaan, souvenir, serta khusus bagi juara umum mendapatkan beasiswa pendidikan selama satu bulan dan piala bergilir.

Acara Apel Bulanan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustaz Ayat Ruhiyat, seraya berharap para santri dapat mengambil hikmah dari nasihat Rasulullah SAW serta terus meningkatkan prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.[]

[custom_views]

Share on :

Facebook
X
WhatsApp