UNIRU Gelar Workshop DPPM 2026: Bekali Dosen Strategi Jitu Menulis Proposal Hibah

Share on:

Facebook
X
WhatsApp

UNIRU, 20 November 2025 — Universitas Riyadlul Ulum mengadakan Workshop Sosialisasi Program Hibah DPPM 2026 dan Strategi Penulisan Proposal pada Kamis, 20 November 2025, pukul 10.00–14.30 di Ruang Kelas UNIRU.
Kegiatan ini bertujuan menjembatani informasi antara pihak penyelenggara DPPM dengan para calon peneliti dan pelaksana pengabdian (dosen/tim peneliti), serta membekali mereka dengan keterampilan menulis proposal agar dapat bersaing memperoleh pendanaan hibah nasional tahun 2026.

Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya memastikan bahwa alokasi dana riset nasional dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendanai proposal yang relevan, berkualitas, dan berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat Indonesia.

Kegiatan diawali dengan tahap pembukaan dan paparan kebijakan yang dihadiri oleh pimpinan universitas dan perwakilan DPPM/LLDikti. Peserta melakukan registrasi dan menerima materi workshop, kemudian mendengarkan sambutan dari pimpinan UNIRU serta paparan kebijakan umum tentang arah riset dan prioritas pendanaan tahun 2026.

Pada tahap kedua, dilaksanakan sosialisasi teknis Program Hibah DPPM 2026 yang menjelaskan berbagai skema hibah, seperti Penelitian Dosen Pemula, Penelitian Terapan, dan PKM Multidisiplin, beserta panduan penggunaan sistem pengajuan daring BIMA dan SIMLITABMAS. Dalam sesi ini juga dipaparkan kriteria penilaian proposal dari sudut pandang reviewer, mencakup aspek orisinalitas, metodologi, dan luaran penelitian.

Memasuki tahap ketiga, peserta mengikuti sesi strategi dan praktik penulisan proposal, yang merupakan inti dari kegiatan ini. Mereka dibekali pemahaman tentang anatomi proposal berkualitas, mulai dari latar belakang, rumusan masalah, hingga metodologi penelitian.
Selain itu, narasumber berbagi tips dan trik agar proposal lolos seleksi hibah, termasuk kesalahan umum yang perlu dihindari. Workshop juga menyediakan sesi hands-on writing atau coaching clinic, di mana peserta mulai menulis draf proposal dan mendapatkan umpan balik langsung dari reviewer atau mentor.

Kegiatan diakhiri dengan tahap diskusi, tanya jawab, dan penutupan. Peserta diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan seputar teknis pengajuan, substansi proposal, serta kendala administratif. LPPM kemudian memaparkan rencana tindak lanjut berupa jadwal resmi pembukaan submission dan informasi kontak helpdesk teknis untuk pendampingan selanjutnya.

Narasumber utama workshop, Dr. Riga Zahara Nurani, M.Pd., menyampaikan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap arah kebijakan riset nasional dan kemampuan teknis penulisan proposal.

“Melalui workshop ini, dosen dapat memahami aspek administratif dan substansi proposal, sehingga peluang lolos pendanaan akan meningkat,” ujar Dr. Riga.

Workshop ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kuantitas dan kualitas proposal penelitian yang diajukan dosen UNIRU. Semakin banyak proposal yang lolos seleksi hibah nasional, semakin besar pula dana eksternal yang masuk untuk mendukung riset dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas ilmiah melalui publikasi jurnal terindeks (SINTA, Scopus, WoS), paten, dan prototipe produk. Selain itu, peningkatan kinerja riset akan mendukung peringkat akreditasi institusi dan klasterisasi riset UNIRU, membuka peluang akses pendanaan lebih besar di masa depan.

Dari sisi sumber daya manusia, workshop ini turut memperkuat kompetensi dosen dalam penulisan ilmiah dan profesionalisme riset. Dosen diharapkan mampu menghasilkan proposal yang logis, sistematis, dan meyakinkan, sekaligus mendorong optimalisasi pengelolaan dana riset internal agar lebih terarah dan efisien.

[custom_views]

Share on :

Facebook
X
WhatsApp