Home Tafsir Al-Qur'an Al-Qamar
← Daftar Tafsir
Al-Qamar

القمر

Al-Qamar

Mekah · 55 ayat

Surat Al Qamar terdiri atas 55 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesedah surat Ath Thaariq. Nama Al Qamar (bulan) diambil dari perkataan Al Qamar yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Pada ayat ini diterangkan tentang terbelahnya bulan sebagai mukjizat Nabi Muhammad s.a.w.

Ayat 1

Allah menyatakan bahwa hari Kiamat hampir datang, pada waktu kehidupan dunia akan berakhir. Dalam ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat (datang)nya. (an-Nahl/16: 1)

Allah berfirman:

Telah semakin dekat kepada manusia perhitungan amal mereka, sedang mereka dalam keadaan lalai (dengan dunia), berpaling (dari akhirat). (al-Anbiya'/21: 1)

Pada waktu itu bulan akan pecah bercerai-berai akibat penyimpangan dari peredarannya, sebagaimana diutarakan dalam ayat-ayat yang lain yang bersamaan maksudnya:

Apabila langit terbelah. (al-Insyiqaq/84: 1)

Dan firman-Nya:

Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan. (at-Takwir/81: 1-2)

Banyak lagi ayat lain yang menunjukkan kejadian yang sangat dahsyat yang akan terjadi ketika hancurnya alam ini dengan tibanya hari Kiamat. Kebanyakan mufasir berpendapat bahwa kejadian tersebut pada ayat pertama telah terjadi dan bulan telah terbelah dua pada masa Nabi Muhammad saw, lima tahun sebelum beliau hijrah. Menurut hadis yang diriwayatkan al-Bukhari, Muslim dan Ibnu Jarir dari Anas bin Malik bahwa penduduk Mekah meminta kepada Nabi Muhammad saw, agar mengemukakan suatu mukjizat sebagai bukti kerasulannya, maka Allah memperlihatkan kepada mereka bulan terbelah dua, sehingga mereka melihat "Jabal Nur" berada di antara dua belahan bulan tersebut. Diriwayatkan pula dari Sahih alBukhari, Muslim dan para perawi-perawi hadis lainnya dari Ibnu Mas'ud bahwa: "Bulan telah terbelah pada masa Nabi Muhammad saw, menjadi dua belah, sebelah berada di atas bukit dan yang lain berada di bawahnya, seraya Nabi Muhammad saw berseru, "Saksikanlah!" Abu Dawud meriwayatkan pula bahwa, "Telah terjadi pembelahan bulan pada masa Nabi Muhammad saw, maka orang-orang Quraisy berkata, "Ini adalah sihir anak Abu Kabsyah." Lalu seorang dari mereka berkata, "Tunggulah dahulu berita yang dibawa oleh para musafir yang tiba, karena Muhammad saw tak sanggup mensihirkan semua manusia." Lalu tibalah para musafir membawa berita kejadian tersebut. Lalu dalam riwayat al-Baihaqi terdapat tambahan, "Lalu mereka bertanya kepada para musafir yang berdatangan dari semua penjuru, jawaban mereka, "Sungguh kami telah melihatnya," lalu Allah menurunkan ayat ini, "Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan." Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang terbelahnya bulan. Sebagian berpendapat bahwa bulan itu memang telah terbelah pada masa Nabi sebagai bagian dari mukjizatnya. Tetapi sebagian mufasir berpendapat bulan pasti terbelah bukan terjadi pada masa nabi, tetapi akan terjadi nanti pada saat hari Kiamat. Hal ini disebabkan karena hilangnya keseimbangan daya tarik menarik antar planet. (

Ayat 2

Kaum musyrik melihat suatu bukti tentang kebenaran kerasulan Muhammad, maka mereka berpaling dan mendustakan serta mengingkarinya sambil berkata bahwa, "Ini adalah sihir yang memesonakan kita yang akan terus-menerus dilakukannya." Demikianlah jika memang tidak ada iman, maka meskipun pikirannya dapat menerima kebenaran Al-Qur'an dan secara empirik terlihat pada perbuatan dan perilaku Nabi yang membuktikan kerasulan beliau, tetapi mereka tetap ingkar pada kebenaran yang ada di depan mata mereka. (

Ayat 3

Kaum musyrik mendustakan kebenaran yang disampaikan kepada mereka oleh Nabi Muhammad saw, dan mengikuti hawa nafsu karena kebodohan mereka. Pada akhir ayat ini ditegaskan bahwa sesuatu itu akan berhenti pada sasaran yang telah ditetapkan, sesuai dengan ketetapan Allah. Karena itu persoalan orang-orang musyrik akan berhenti pada kehinaan di dunia dan azab yang kekal di akhirat, sedang persoalanmu hai Muhammad saw akan berhenti pada kemenangan di dunia dan surga di akhirat

Ayat 4

Kaum musyrik yang mendustakan kerasulan Muhammad dan mengikuti hawa nafsu, telah mengetahui beberapa kisah tentang umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul, sehingga Allah menurunkan azab kepada mereka, sebagaimana tersebut dalam AlQur'an. Namun kisah-kisah itu tidak berkesan di hati mereka dan tidak dapat mencegah kekafiran, lalu Allah membinasakan mereka, sedang di akhirat nanti akan disiksa sesuai dengan perbuatan syirik yang telah menghiasi jiwa mereka.

Ayat 5

Kisah tersebut mengandung hikmah yang sangat tinggi nilainya dalam memberi petunjuk bagi manusia kepada jalan yang benar, tetapi hikmah dan peringatan yang terkandung dalam kisahkisah itu tidak berguna lagi bagi mereka karena hati nurani mereka telah terkunci mati. Firman Allah:

Tidaklah bermanfaat tanda-tanda (kebesaran Allah) dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang yang tidak beriman. (Yunus/10: 101)

Ayat 6

Allah memerintahkan rasul-Nya agar tidak mengadakan perdebatan dengan kaum musyrik, karena tidak ada faedahnya. Sebab itu hendaklah berpaling dari mereka, pendusta-pendusta itu. Karena mereka sudah sampai ke tingkat tidak mau tunduk kepada bukti dan kebenaran, maka sudah pantas bagimu tidak memberi nasihat kepada mereka lagi. Allah mengetahui bahwa Rasulullah saw tidak bosan terhadap persoalan mereka dan jengkel karena kecongkakannya. Allah mengingatkan kepada manusia bahwa akan terjadi hari kebangkitan, yang hari itu malaikat akan memanggil manusia datang ke suatu tempat yang sangat berbahaya dan dibenci oleh kaum musyrik, yaitu Padang Mahsyar.

Ayat 7

Mereka akan keluar dari kubur dalam keadaan pandangan mereka tunduk, karena tidak sanggup memandang kedahsyatan yang terjadi pada hari itu, dan ketika mereka bersama-sama keluar dari kubur, tergopoh-gopoh menuju ke tempat perhitungan amal sesuai dengan panggilan, laksana belalang-belalang yang beterbangan di udara. Dalam ayat lain yang bersamaan maksudnya Allah berfirman:

Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan. (alQari'ah/101: 4)

Ayat 8

Mereka segera datang memenuhi seruan, tidak ada yang menentang seruan itu, tidak ada pula yang terlambat memenuhinya, seraya mereka berkata, "Ini adalah hari yang sangat berbahaya dan tempat yang mencelakakan." Firman Allah:

Maka itulah hari yang serba sulit, bagi orang-orang kafir tidak mudah. (al-Muddatstsir/74: 9-10)

Ayat 9

Sebelum umat Nabi Muhammad saw, kaum Nuh telah terlebih dahulu mendustakan kerasulan Nabi Nuh. Mereka mendustakan kerasulan Nabi Nuh bahkan mereka menuduhnya gila serta mengancam dan menakut-nakuti Nabi Nuh supaya menghentikan dakwahnya, jika tidak mereka akan merajamnya.

Ayat 10

Nabi Nuh berdoa kepada Allah swt bahwa ia tidak berdaya menghadapi ancaman kaumnya, dan memohon kepada Allah agar menolongnya. Doa Nabi Nuh terdapat dalam Surah Nuh/71: 26-28, bahwa Nabi Nuh memohon kepada Allah agar orang kafir dihancurkan, karena mereka hanya akan menyesatkan manusia dan akan melahirkan orang-orang durhaka dan kafir. Di samping itu Nabi Nuh juga memohon ampunan bagi kedua orangtua dan orang-orang yang beriman. Hal ini dilakukan setelah Nabi Nuh mengetahui keingkaran mereka dan hampir lelahnya Nabi Nuh dalam menyampaikan dakwahnya. Firman Allah: Dan Nuh berkata, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka hanya akan melahirkan anak-anak yang jahat dan tidak tahu bersyukur. Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kehancuran." (Nuh/71: 26-28)

Ayat 11

Allah mengabulkan doa Nabi Nuh dengan mencurahkan air yang banyak dari langit dan berlangsung bertahun-tahun.

Ayat 12

Disamping itu dari dalam bumi, Allah memancarkan sumber mata air di permukaannya, lalu bertemulah dua air tersebut, yaitu air yang diturunkan dari langit dan air yang dipancarkan dari bumi, terjadilah banjir yang besar sebagaimana yang sudah ditentukan Allah. Ayat ini menguraikan mengenai peristiwa air bah pada masa Nabi Nuh. Akan tetapi, apabila penggalan kata-kata pertama dalam kalimat di atas, dan dikaitkan dengan pernyataan dalam ayat sebelumnya, maka keduanya akan memperlihatkan siklus air. Penggalan mengenai siklus air ini menjelaskan tentang turunnya air hujan dan bumi mengeluarkannya lagi dalam bentuk mata air.

Ayat 13

Allah menyelamatkan Nabi Nuh dari banjir besar dengan memerintahkan Nuh beserta pengikutnya naik ke kapal besar yang terbuat dari papan-papan yang dipaku yang telah disiapkan sebelumnya. Maksud ayat ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah al-'Ankabut:

Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang berada di kapal itu. (al-'Ankabut/29: 15)

Ayat 14

Meskipun topan sangat dahsyat disertai hujan yang sangat lebat dan gelombang air laksana gunung besarnya, kapal itu berlayar dengan selamat berjalan di bawah pengawasan Allah sebagai balasan doanya, sebagaimana diinformasikan dalam ayat lain.

Dan kapal itu berlayar membawa mereka ke dalam gelombang laksana gunung-gunung. Dan Nuh memanggil anaknya, ketika dia (anak itu) berada di tempat yang jauh terpencil, "Wahai anakku! Naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah engkau bersama orang-orang kafir." (Hud/11: 42)

Ayat 15

Peristiwa bencana buat kaum Nuh dijadikan Allah sebagai pelajaran bagi manusia sepanjang masa. Sehingga mereka dapat membela kebenaran dan menghancurkan kebatilan yang mendustakan terhadap rasul-rasul Allah. Bahtera tersebut mendarat di bukit "Judi." (Nama Gunung di daerah Kurdistan)

Dan difirmankan, "Wahai bumi! Telanlah airmu dan wahai langit (hujan!) berhentilah." Dan air pun disurutkan, dan perintah pun diselesaikan dan kapal itupun berlabuh di atas gunung Judi, dan dikatakan, "Binasalah orang-orang zalim." (Hud/11: 44)

Dalam ayat lain peristiwa itu dinyatakan:

Sesungguhnya ketika air naik (sampai ke gunung), Kami membawa (nenek moyang) kamu ke dalam kapal, agar Kami jadikan (peristiwa itu) sebagai peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar. (al-haqqah/69: 11-12)

Selanjutnya pada akhir ayat ini Allah bertanya, "masih adakah orang-orang yang mau mengingat dan merenungkan peristiwa itu untuk dijadikan pelajaran." Artinya peristiwa itu perlu direnungkan dan diingat sepanjang masa untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Ayat 16

Allah memperingatkan orang yang membangkang dan mendustakan para rasul serta tidak mengambil iktibar terhadap dahsyatnya siksaan Tuhan dan ancaman-ancamannya yang ditujukan kepada orang-orang yang tidak mengindahkan seruan para rasul

Ayat 17

Allah yang menurunkan Al-Qur'an yang mudah dibaca dan difahami untuk dijadikan pelajaran bagi orang yang mau menjadikan pelajaran, karena itu hendaknya manusia mengimaninya dan menjalankannya. Dalam ayat lain dinyatakan bahwa Al-Qur'an hanya bermanfaat bagi orang yang beriman, karena mereka menjalankannya:

Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang Mukmin. (adh-dzariyat/51: 55)

Dan seperti firman-Nya:

Kitab (Al-Qur'an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran. (shad/38: 29)

Maka sungguh, telah Kami mudahkan (Al-Qur'an) itu dengan bahasamu (Muhammad), agar dengan itu engkau dapat memberi kabar gembira kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar engkau dapat memberi peringatan kepada kaum yang membangkang. (Maryam/19: 97)

Al-Qur'an itu mudah difahami dan dijalankan, karena Nabi saw menjelaskan dan mencontohkan pelaksanaannya. Isi Al-Qur'an adalah kabar gembira bagi yang takwa dan peringatan bagi yang membangkang, karena itu hendaknya manusia menjadi orang yang takwa dengan menjalankannya dan tidak mengingkarinya, karena akan menjadi orang yang merugi.

Ayat 18

Dalam ayat ini Allah menyatakan bahwa kaum 'Ad memandang nabi mereka dan risalah yang ia bawa untuk mereka adalah bohong. Kepada kaum yang mendustakan para rasul itu Allah telah menyampaikan peringatan dan menurunkan azab yang sangat dahsyat. Hal tersebut hendaknya dijadikan iktibar oleh orang-orang yang datang kemudian.

Ayat 19

Ayat ini menerangkan bahwa Allah melepaskan topan yang amat dahsyat menderu-deru. Hal tersebut merupakan azab Allah kepada kaum 'Ad di kala bergelimangan dosa dan durhaka. Peristiwa ini terjadi selama tujuh malam delapan hari terus-menerus sebagaimana diinformasikan dalam ayat lain:

Maka Kami tiupkan angin yang sangat bergemuruh kepada mereka dalam beberapa hari yang nahas. (Fussilat/41: 16)

Dan firman-Nya:

Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus. (al-haqqah/69: 7)

Ayat 20

Pada ayat ini dinyatakan bahwa angin itu melemparkan mereka kemudian menghempaskan mereka ke bawah dengan kepala lebih dahulu karena begitu kerasnya kepala mereka terpenggal dan tubuh mereka bergelimangan bagaikan pohon-pohon kurma yang tumbang berserakan karena tercabut oleh badai. Demikianlah dahsyatnya badai itu yang dapat menumbangkan tubuh mereka yang besar-besar sebagaimana dinyatakan dalam firman-Nya:

Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri) dan mereka telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya melebihi apa yang telah mereka makmurkan. (ar-Rum/30: 9)

Ayat 21

Allah kembali menyatakan, betapa hebat azab-Nya dan peringatan-Nya. Pernyataan itu menunjukkan bahwa Allah sendiri memandang peristiwa tersebut hebat sekali. Dalam ayat yang lain memang disebutkan bahwa azab Allah sangat hebat: Kami ingin agar mereka itu merasakan siksaan yang menghinakan dalam kehidupan di dunia. Sedangkan azab akhirat pasti lebih menghinakan dan mereka tidak diberi pertolongan. (Fussilat/41: 16)

Ayat 22

Allah juga kembali menegaskan bahwa Al-Qur'an mudah dipahami dan diambil sebagai peringatan karena Allah menyampaikan contoh yang gamblang di dalamnya, karena itu manusia seharusnya mengimaninya dalam menjalankan ajaranajaran yang terdapat di dalamnya supaya mereka bahagia di dunia dan di akhirat.

Ayat 23

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa kaum Samud menganggap dusta peringatan-peringatan yang disampaikan nabi mereka Nabi Saleh, yaitu mentauhidkan Allah, iman kepada rasul dan hari Kiamat.

Ayat 24

Mereka memandang Nabi Saleh dusta, karena dalam pandangan mereka, tidak mungkin ajaran baru yang diajarkan satu orang lebih benar dari ajaran yang telah diikuti oleh semua orang dan telah diterima semenjak nenek moyang mereka. Mereka memandang bahwa mengikuti satu orang yang membawa ajaran yang lain dari ajaran yang mereka terima sejak nenek moyang akan membuat sesat dan gila.

Ayat 25

Selanjutnya mereka berdalih bahwa tidak mungkin wahyu itu diturunkan kepada seseorang yaitu Nabi Saleh sedang ia manusia biasa. Mengapa wahyu tidak diturunkan kepada pemimpin mereka yang berkuasa, disegani, berharta, dan sebagainya. Oleh karena itu dalam pandangan mereka Nabi Saleh bohong dan hanya menyombongkan diri. (

Ayat 26

Allah membantah dengan keras pandangan mereka dengan menyatakan bahwa dalam waktu dekat mereka akan mengetahui siapa sebenarnya yang bohong dan sombon

Ayat 27

Allah menerangkan bahwa ia memenuhi permintaan mereka untuk menjelmakan seekor unta betina dari sebuah batu besar sesuai permintaan mereka, sebagai mukjizat Nabi Saleh. Mereka meminta mukjizat seperti itu karena mereka terkenal sebagai pemahat batu yang hebat dan gunung-gunung batu sebagai tempat tinggal mereka. Unta betina yang dijelmakan dari batu gunung itu dijadikan Allah sebagai ujian bagi umat Nabi Saleh. Tempat mereka tinggal itu sekarang dekat Mada'in, suatu daerah antara Hijaz dan Syiria. Pada akhir ayat ini Allah memerintahkan Nabi Saleh untuk menunggu apa yang akan mereka lakukan, apakah beriman atau mereka tetap kafir. Dan supaya Nabi Saleh bersabar terhadap gangguan-gangguan mereka sampai datang ketentuan Allah, karena Allah tetap membela kebenaran dan menghancurkan kebatilan.

Ayat 28

Allah memerintahkan Nabi Saleh supaya memberitahukan kepada kaumnya tentang pembagian air sumur antara mereka dan unta, yaitu sehari untuk unta betina dan sehari untuk mereka. Masing-masing datang menurut gilirannya untuk mengambil air sumur itu. (

Ayat 29

Allah menerangkan bahwa akhirnya kaum Samud keberatan atas pembagian seperti itu dan ingin membunuh unta. Mereka lalu memanggil seorang warga mereka yang terkenal sangat kejam, namanya Kudar bin Salif dan mencincang unta tersebut.

Ayat 30

Allah kembali menerangkan bagaimana hebatnya azab Allah dan ancaman-ancamannya-Nya. Mereka telah diperingatkan ancaman dan bencana, tetapi mereka tidak menghiraukannya

Ayat 31

Azab pada ayat ini adalah saihah. Sebagaimana sudah diterangkan dalam kosakata Surah Hud/11: 67, saihah adalah rajfah (gempa hebat) dan saiqah (petir yang menyambar). Dengan demikian azab yang mereka terima adalah petir yang menggelegar disertai gempa yang dahsyat. Petir itu menghanguskan tubuh mereka sehingga mati terbakar dan kering bagaikan rerumputan yang mati kering karena kekeringan. (

Ayat 32

Demikianlah penjelasan Al-Qur'an mengenai umat terdahulu. Penjelasan itu lugas, semoga siapapun mau mengambilnya menjadi pelajaran untuk beriman.

Ayat 33

Kisah itu dimulai untuk menghukum mereka. Allah menerangkan bahwa kaum Lut juga telah menganggap peringatan-peringatan Allah yang disampaikan-Nya melalui Nabi Lut, bohong. Peringatan-peringatan itu adalah agar mereka meninggalkan perbuatan-perbuatan kotor yang mereka lakukan yaitu hubungan kelamin sesama laki-laki.

Ayat 34

Allah mengirimkan mereka angin puting beliung yang menerbangkan batu-batu lalu menghempaskan kepala mereka sehingga mereka binasa, yang selamat hanya keluarga Nabi Lut yaitu orang-orang yang beriman kepadanya. Karena diperintahkan Allah mereka lebih dahulu keluar dari negeri mereka pada dini hari sebelum fajar.

Ayat 35

Penyelamatan itu merupakan nikmat dari Allah kepada orang-orang yang beriman tersebut. Nikmat itu berupa keselamatan mereka dari azab tersebut. Demikianlah hukum Allah, bahwa Dia senantiasa memberikan nikmat kepada orang-orang yang bersyukur dan patuh menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, dan menghukum orang yang membangkang.

Ayat 36

Hukuman terhadap mereka yang membangkang pantas dijatuhkan karena Allah melalui Nabi Lut telah memberi peringatan kepada mereka tetapi mereka tidak memperdulikannya, mereka terus melakukan perbuatan hubungan kelamin sesama laki-laki.

Ayat 37

Kejahatan mereka sampai ke puncaknya ketika yang mereka minta dari Nabi Lut agar menyerahkan kepada mereka, tamu-tamunya. Tamu-tamu itu adalah malaikat-malaikat yang menyamar sebagai pemuda-pemuda ganteng untuk menguji mereka. Mereka mengetahui tamu-tamu itu karena pengkhianatan istri Lut yang menyampaikan kepada mereka berita kedatangannya. Ketika Nabi Lut melihat mereka datang, ia menutup pintu untuk melindungi tamu-tamunya, dan menawarkan kepada mereka "anakanak perempuannya." Namun mereka tidak tertarik pada anak-anak perempuannya itu dan berusaha mendobrak pintu. Akhirnya Nabi Lut membukakan pintu. Begitu mereka masuk, mata mereka menjadi buta tidak dapat melihat tamu-tamu tersebut karena ditampar oleh Jibril dengan sayapnya. Pada akhir ayat ini Allah menyatakan kepada mereka supaya mereka merasakan azab-Nya berupa kebutaan mata mereka, yang sebelumnya kepada mereka telah diberi ancaman.

Ayat 38

Pada pagi harinya, azab pun datang. Mereka dihujani batu oleh Allah sehingga mereka dan negerinya terkubur habis. Nabi Lut sendiri beserta keluarga yaitu kedua putrinya dan mereka yang beriman sudah diperintahkan keluar dari negeri itu sebelum fajar sehingga mereka selamat.

Ayat 39

Demikianlah azab Allah terhadap kaum Nabi Lut. Kedahsyatan azab itu harus mereka rasakan karena mereka tidak mau memperhatikan peringatan-peringatan Allah melalui nabi-Nya. Peringatan-peringatan Allah pasti terjadi, karena itu tidak boleh diabaikan.

Ayat 40

Tafsir ayat ini sebagaimana yang telah diterangkan pada ayat 32 surah ini yang selalu dijadikan penutup dari masing-masing empat kisah tersebut (yaitu kisah kaum Nuh, kisah kaum 'Ad, kisah kaum Samud dan kisah kaum Lut). Allah juga kembali menegaskan bahwa Al-Qur'an mudah dipahami dan diambil sebagai peringatan karena Allah menyampaikan contoh yang gamblang di dalamnya, karena itu manusia seharusnya mengimaninya dalam menjalankan ajaran-ajaran yang terdapat di dalamnya supaya mereka bahagia di dunia dan di akhirat.

Ayat 41

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa sungguh peringatan demi peringatan telah berkali-kali disampaikan kepada kaum Fir'aun dan pengikut-pengikutnya. Namun mereka tetap mendustakannya. Peringatan-peringatan itu adalah semua tanda-tanda kerasulan dan mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Musa sebagaimana diungkapkan dalam Surah al-A'raf/7: 133 dan al-Isra'/17: 101. Karena itu Allah menurunkan azab kepada mereka. Azab datang dari Zat yang Mahakuat dan Mahakuasa, yang menunjukkan bahwa azab itu amat hebat. Berupa tenggelamnya Fir'aun dan pengikutnya di Laut Merah.

Ayat 42

Ayat-ayat ini menerangkan bahwa sungguh peringatan demi peringatan telah berkali-kali disampaikan kepada kaum Fir'aun dan pengikut-pengikutnya. Namun mereka tetap mendustakannya. Peringatan-peringatan itu adalah semua tanda-tanda kerasulan dan mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Musa sebagaimana diungkapkan dalam Surah al-A'raf/7: 133 dan al-Isra'/17: 101. Karena itu Allah menurunkan azab kepada mereka. Azab datang dari Zat yang Mahakuat dan Mahakuasa, yang menunjukkan bahwa azab itu amat hebat. Berupa tenggelamnya Fir'aun dan pengikutnya di Laut Merah.

Ayat 43

Allah memperingatkan orang-orang kafir Mekah apakah mereka merasa lebih mulia dari kaum kafir sebelum mereka yang telah ditimpa hukuman Allah seperti kaum Nuh, kaum 'Ad dan kaum Samud. Apakah mereka akan selamat dari azab Allah karena kekafiran mereka terhadap-Nya dan kedustaan mereka terhadap rasulNya. Ataukah mereka benar mendapat jaminan tertulis dalam kitabkitab suci bahwa mereka merasa bebas dari azab Allah walaupun selalu kafir dan berbuat jahat. Jika keyakinan mereka itu benar perlu menunjukkan landasan kebenaran keyakinan mereka itu.

Ayat 44

Allah masih melanjutkan pertanyaan apakah mereka merasa merupakan suatu kekuatan yang sangat kompak sehingga begitu kuatnya dan tidak mungkin dikalahkan. Abu Jahal berkata, pasukan mereka banyak dan kuat, mereka pasti akan menang (pada peristiwa Perang Badar). (

Ayat 45

Allah menegaskan bahwa kesatuan mereka akan diceraiberaikan dan kekuatan mereka akan dipatahkan oleh pasukan Islam. Janji Allah itu terbukti dalam Perang Badar, dimana lebih dari 70 orang pemuka-pemuka mereka tewas dan sisanya lari terbirit-birit kembali ke Mekah. Bukti tentang benarnya kenabian Muhammad saw, karena ayat ini turun di Mekah, sedang Nabi saw belum mempunyai pasukan, bahkan pengikut-pengikut Nabi terpencarpencar, diburu dan disiksa oleh orang-orang musyrik di mana saja mereka berada, 'Umar bin al-Khaththab berkata, "Ketika ayat itu turun saya tidak mengerti apa maksudnya. Tetapi pada Perang Badar, saya lihat Nabi saw memakai baju besi dan saya dengan beliau membaca ayat ini, 'Golongan itu pasti akan dikalahkan, waktu itu barulah saya mengerti maksud ayat tersebut." Diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Ibnu 'Abbas bahwa Nabi saw berkata ketika beliau masih dalam kemah, pada hari Perang Badar: "Aku menagih pesan-Mu dan janji-Mu! Ya Allah, jika Engkau menghendaki (kekalahan kami) niscaya Engkau tidak akan disembah lagi sesudah hari ini". Lalu Abu Bakar memegang tangan Nabi dan berkata, "Cukup sudah ya Rasulullah! Engkau telah begitu mendesak Tuhanmu."Lalu beliau keluar (dari kemah) melompat dengan memakai baju besi sambil membaca ayat ini. (Riwayat alBukhari)

Kemudian Allah menyatakan bahwa yang tersebut itu adalah azab dunia dan mereka akan menemui azab yang lebih hebat lagi pada hari Kiamat.

Ayat 46

Peperangan tersebut adalah azab yang akan mereka rasakan di dunia, berupa kekalahan, dibunuh atau ditawan tetapi mereka masih akan menerima azab lain yang lebih dahsyat, yaitu azab neraka di akhirat. Azab akhirat itu lebih hebat dan berlangsung kekal dan kuat selama-lamanya.

Ayat 47

Allah menyatakan, bahwa sesungguhnya orang-orang yang mempersekutukan Allah dan mendustakan rasul-rasul-Nya adalah orang-orang sesat dan menyimpang dari jalan yang benar di dunia. Di akhirat nanti mereka akan ditimpa azab yang pedih akibat kesesatannya.

Ayat 48

Orang-orang yang durhaka akan digiring ke dalam neraka dengan terseret-seret dan terbentur-bentur mukanya ke tanah karena itu mereka sangat menderita. Penderitaan mereka di dalam neraka lebih hebat lagi. Neraka akan melelehkan kulit dan daging mereka

Ayat 49

Seluruh makhluk diciptakan-Nya sesuai ketentuan dan hukum-hukum yang telah ditetapkan-Nya. Karena itu bila seseorang dihukum karena ketetapan dan hukum-hukumnya itu. Dan segala sesuatu akan terjadi sesuai ketetapan-Nya. Dalam ayat lain Allah juga berfirman mengenai ketetapan atau takdir yaitu:

Dan Dia menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukuranukurannya dengan tepat. (al-Furqan/25: 2)

Tetapi manusia wajib berusaha, ketentuan-Nya diserahkan kepada Allah sesuai firman Allah:

Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). (an-Najm/53: 39-40)

Dalam hadis sahih yang diriwayatkan Ahmad dan Muslim dari Abu Hurairah: Rasulullah saw bersabda, "Minta tolonglah kepada Allah, dan jangan bersikap lemah. Bila sesuatu menimpamu, maka katakanlah, Allah telah menetapkannya. Apa yang Dia kehendaki, Dia kerjakan, dan jangan kamu berkata: seandainya aku berbuat begini maka akan begitu. Sesungguhnya kata "seandainya" membuka (kemungkinan pada) perbuatan setan. Sesuai dengan hadis Rasulullah saw: Rasullah saw bersabda: segala sesuatu ditetapkan ukurannya bahkan kelemahan dan kecerdasan. (Riwayat Imam Ahmad dan Muslim dari Ibnu 'Umar) Allah swt berfirman:

Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (ar-Ra'd/13: 11)

Ayat 50

Sesungguhnya perintah Allah hanya disampaikan satu kali dan perintah itu pasti terjadi dengan cepat, lebih cepat dari kedipan mata. Bila Allah swt menghendaki terjadinya sesuatu maka Ia hanya mengatakan "Jadilah" yang dikehendaki-Nya itu segera terwujud. Begitu pulalah mengenai hukuman terhadap orang kafir, hukuman pasti terlaksana di akhirat. (

Ayat 51

Ayat ini menerangkan bahwa Allah membinasakan orangorang yang sama dengan mereka, yaitu umat-umat yang mendustakan para nabi pada zaman lampau, mereka telah hancur karena pembangkangannya. Peristiwa-peristiwa itu hendaknya menjadi pelajaran bagi kaum kafir Mekah dan bagi siapa saja sesudah mereka beriman. Allah berfirman dalam ayat lain mengenai hukuman yang dijatuhkan kepada satu generasi, sama dengan hukuman yang dijatuhkan pada generasi sebelumnya. Dan diberi penghalang antara mereka dengan apa yang mereka inginkan sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang yang sepaham dengan mereka yang terdahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam. (Saba'/34: 54)

Ayat 52

Semua perbuatan manusia terhimpun dalam buku catatan masing-masing. Hal itu karena setiap perbuatan manusia kecil ataupun besar, baik atau buruk dicatat oleh malaikat di dalam buku catatan itu, Malaikat Kiram atau sebut saja Raqib, mencatat perbuatan yang baik dan Malaikat Katibin atau 'Atid mencatat perbuatan yang tidak baik. Dalam ayat lain Allah berfirman:

Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat). (Qaf/50: 18)

Oleh karena semua aktivitas manusia, baik perbuatan maupun ucapan, baik yang baik maupun yang buruk, baik besar maupun kecil tercatat di dalam buku catatan masing-masing, maka sangat mudah bagi Allah menjatuhkan hukuman kepada yang berdosa dan memberikan pahala kepada yang berbuat baik.

Ayat 53

Semua perbuatan manusia terhimpun dalam buku catatan masing-masing. Hal itu karena setiap perbuatan manusia kecil ataupun besar, baik atau buruk dicatat oleh malaikat di dalam buku catatan itu, Malaikat Kiram atau sebut saja Raqib, mencatat perbuatan yang baik dan Malaikat Katibin atau 'Atid mencatat perbuatan yang tidak baik. Dalam ayat lain Allah berfirman:

Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat). (Qaf/50: 18)

Oleh karena semua aktivitas manusia, baik perbuatan maupun ucapan, baik yang baik maupun yang buruk, baik besar maupun kecil tercatat di dalam buku catatan masing-masing, maka sangat mudah bagi Allah menjatuhkan hukuman kepada yang berdosa dan memberikan pahala kepada yang berbuat baik.

Ayat 54

Bagi mereka yang bertakwa, Allah memberikan surgasurga sesuai tingkat ketakwaan mereka. Sebagaimana diketahui surga itu bertingkat-tingkat. Di dalam surga-surga mengalir sungaisungai yang menunjukkan bahwa surga adalah tempat yang menyejukkan, indah dan memberikan hasil yang banyak. Mereka menempati tempat yang benar yang tidak ada cacat atau kekurangannya dan mereka berada di bawah naungan Maharaja yang Mahakuasa, yang akan memberi mereka apa yang Ia kehendaki tanpa halangan siapa pun.

Ayat 55

Bagi mereka yang bertakwa, Allah memberikan surgasurga sesuai tingkat ketakwaan mereka. Sebagaimana diketahui surga itu bertingkat-tingkat. Di dalam surga-surga mengalir sungaisungai yang menunjukkan bahwa surga adalah tempat yang menyejukkan, indah dan memberikan hasil yang banyak. Mereka menempati tempat yang benar yang tidak ada cacat atau kekurangannya dan mereka berada di bawah naungan Maharaja yang Mahakuasa, yang akan memberi mereka apa yang Ia kehendaki tanpa halangan siapa pun.

kencang77Kencang77smm panel murahKencang77 Heylinkagen slotslot77slot 77 gacor slot gacorkencang77slot gacorberita update 12222025001berita update 12222025002berita update 12222025003berita update 12222025004berita update 12222025005berita update 12222025006berita update 12222025007berita update 12222025008berita update 12222025009berita update 12222025010berita update 12222025011berita update 12222025012berita update 12222025013berita update 12222025014berita update 12222025015berita update 12222025016berita update 12222025017berita update 12222025018berita update 12222025019berita update 12222025020berita update 12222025021berita update 12222025022berita update 12222025023berita update 12222025024berita update 12222025025berita update 12222025026berita update 12222025027berita update 12222025028berita update 12222025029berita update 12222025030prediksi togel akuratprediksi togel kencang77prediksi togel terbarupengeluaran togelindikasi pola scatter stabil harianriset intensitas spin indeks menurunritme reel memberi indikator awalindi perubahan arah permainan awalpergeseran pola kecil timing entryintensitas multi trigger indikator tersembunyiindeks perilaku scatter observasi mingguanindikasi warm phase pola berulangkapan indi momentum terbentuk triggerindi visual reel speed akurasi polakejutan angka besar mega wheellightning roulette indikator pola petir5 lions dance naga emas dominasiperubahan spin aztec gems harianriset kesalahan momentum meja blackjacktransisi pola sabung ayam digitalfloating dragon scatter setelah dinginritme banker player six baccaratbuffalo king soft phase mingguandragon tiger pola cepat berulangKabar Mahjong 23001Kabar Mahjong 23002Kabar Mahjong 23003Kabar Mahjong 23004Kabar Mahjong 23005Kabar Mahjong 23006Kabar Mahjong 23007Kabar Mahjong 23008Kabar Mahjong 23009Kabar Mahjong 23010Kabar Mahjong 23011Kabar Mahjong 23012Kabar Mahjong 23013Kabar Mahjong 23014Kabar Mahjong 23015Kabar Mahjong 23016Kabar Mahjong 23017Kabar Mahjong 23018Kabar Mahjong 23019Kabar Mahjong 23020News Update 021News Update 022News Update 023News Update 024News Update 025News Update 026News Update 027News Update 028News Update 029News Update 030News Update 031News Update 032News Update 033News Update 034News Update 035News Update 036News Update 037News Update 038News Update 039News Update 040berita 899231berita 899232berita 899233berita 899234berita 899235berita 899236berita 899237berita 899238berita 899239berita 899240berita 899241berita 899242berita 899243berita 899244berita 899245berita 899246berita 899247berita 899248berita 899249berita 899250berita aktual 21berita aktual 22berita aktual 23berita aktual 24berita aktual 25berita aktual 26berita aktual 27berita aktual 28berita aktual 29berita aktual 30berita aktual 31berita aktual 32berita aktual 33berita aktual 34berita aktual 35berita aktual 36berita aktual 37berita aktual 38berita aktual 39berita aktual 40pola mahjong waysupdate news 23021update news 23022update news 23023update news 23024update news 23025update news 23026update news 23027update news 23028update news 23029update news 23030update news 23031update news 23032update news 23033update news 23034update news 23035update news 23036update news 23037update news 23038update news 23039update news 23040Indonesia Update 2025 201Indonesia Update 2025 202Indonesia Update 2025 203Indonesia Update 2025 204Indonesia Update 2025 205Indonesia Update 2025 206Indonesia Update 2025 207Indonesia Update 2025 208Indonesia Update 2025 209Indonesia Update 2025 210Indonesia Update 2025 211Indonesia Update 2025 212Indonesia Update 2025 213Indonesia Update 2025 214Indonesia Update 2025 215Indonesia Update 2025 216Indonesia Update 2025 217Indonesia Update 2025 218Indonesia Update 2025 219Indonesia Update 2025 220berita 899251berita 899252berita 899253berita 899254berita 899255berita 899256berita 899257berita 899258berita 899259berita 899260berita 899261berita 899262berita 899263berita 899264berita 899265berita 899266berita 899267berita 899268berita 899269berita 899270news indonesia 12222025031news indonesia 12222025032news indonesia 12222025033news indonesia 12222025034news indonesia 12222025035news indonesia 12222025036news indonesia 12222025037news indonesia 12222025038news indonesia 12222025039news indonesia 12222025040news indonesia 12222025041news indonesia 12222025042news indonesia 12222025043news indonesia 12222025044news indonesia 12222025045news indonesia 12222025046news indonesia 12222025047news indonesia 12222025048news indonesia 12222025049news indonesia 12222025050news indonesia 12222025051news indonesia 12222025052news indonesia 12222025053news indonesia 12222025054news indonesia 12222025055news indonesia 12222025056news indonesia 12222025057news indonesia 12222025058news indonesia 12222025059news indonesia 12222025060News update 23041News update 23042News update 23043News update 23044News update 23045News update 23046News update 23047News update 23048News update 23049News update 23050News update 23051News update 23052News update 23053News update 23054News update 23055News update 23056News update 23057News update 23058News update 23059News update 23060News update 23061News update 23062News update 23063News update 23064News update 23065News update 23066News update 23067News update 23068News update 23069News update 23070News update 23071News update 23072News update 23073News update 23074News update 23075News update 23076News update 23077News update 23078News update 23079News update 23080update news 789031update news 789032update news 789033update news 789034update news 789035update news 789036update news 789037update news 789038update news 789039update news 789040update news 789041update news 789042update news 789043update news 789044update news 789045update news 789046update news 789047update news 789048update news 789049update news 789050update news 789051update news 789052update news 789053update news 789054update news 789055update news 789056update news 789057update news 789058update news 789059update news 789060News indonesia 889021News indonesia 889022News indonesia 889023News indonesia 889024News indonesia 889025News indonesia 889026News indonesia 889027News indonesia 889028News indonesia 889029News indonesia 889030News indonesia 889031News indonesia 889032News indonesia 889033News indonesia 889034News indonesia 889035News indonesia 889036News indonesia 889037News indonesia 889038News indonesia 889039News indonesia 889040Portal Berita Harian 041Portal Berita Harian 042Portal Berita Harian 043Portal Berita Harian 044Portal Berita Harian 045Portal Berita Harian 046Portal Berita Harian 047Portal Berita Harian 048Portal Berita Harian 049Portal Berita Harian 050Portal Berita Harian 051Portal Berita Harian 052Portal Berita Harian 053Portal Berita Harian 054Portal Berita Harian 055Portal Berita Harian 056Portal Berita Harian 057Portal Berita Harian 058Portal Berita Harian 059Portal Berita Harian 060Portal Berita Harian 061Portal Berita Harian 062Portal Berita Harian 063Portal Berita Harian 064Portal Berita Harian 065Portal Berita Harian 066Portal Berita Harian 067Portal Berita Harian 068Portal Berita Harian 069Portal Berita Harian 070berita 889041berita 889042berita 889043berita 889044berita 889045berita 889046berita 889047berita 889048berita 889049berita 889050berita 889051berita 889052berita 889053berita 889054berita 889055berita 889056berita 889057berita 889058berita 889059berita 889060berita 889061berita 889062berita 889063berita 889064berita 889065berita 889066berita 889067berita 889068berita 889069berita 889070news klungkung 2026001news klungkung 2026002news klungkung 2026003news klungkung 2026004news klungkung 2026005news klungkung 2026006news klungkung 2026007news klungkung 2026008news klungkung 2026009news klungkung 2026010news klungkung 2026011news klungkung 2026012news klungkung 2026013news klungkung 2026014news klungkung 2026015news klungkung 2026016news klungkung 2026017news klungkung 2026018news klungkung 2026019news klungkung 2026020news klungkung 2026021news klungkung 2026022news klungkung 2026023news klungkung 2026024news klungkung 2026025news klungkung 2026026news klungkung 2026027news klungkung 2026028news klungkung 2026029news klungkung 2026030news klungkung 2026031news klungkung 2026032news klungkung 2026033news klungkung 2026034news klungkung 2026035news klungkung 2026036news klungkung 2026037news klungkung 2026038news klungkung 2026039news klungkung 2026040berita 20263001berita 20263002berita 20263003berita 20263004berita 20263005berita 20263006berita 20263007berita 20263008berita 20263009berita 20263010berita 20263011berita 20263012berita 20263013berita 20263014berita 20263015materi 20263001materi 20263002materi 20263003materi 20263004materi 20263005materi 20263006materi 20263007materi 20263008materi 20263009materi 20263010materi 20263011materi 20263012materi 20263013materi 20263014materi 20263015berita harian 230001berita harian 230002berita harian 230003berita harian 230004berita harian 230005berita harian 230006berita harian 230007berita harian 230008berita harian 230009berita harian 230010berita harian 230011berita harian 230012berita harian 230013berita harian 230014berita harian 230015berita harian 230016berita harian 230017berita harian 230018berita harian 230019berita harian 230020berita harian 230021berita harian 230022berita harian 230023berita harian 230024berita harian 230025berita harian 230026berita harian 230027berita harian 230028berita harian 230029berita harian 230030News Indonesia berita2006001News Indonesia berita2006002News Indonesia berita2006003News Indonesia berita2006004News Indonesia berita2006005News Indonesia berita2006006News Indonesia berita2006007News Indonesia berita2006008News Indonesia berita2006009News Indonesia berita2006010News Indonesia berita2006011News Indonesia berita2006012News Indonesia berita2006013News Indonesia berita2006014News Indonesia berita2006015News Indonesia berita2006016News Indonesia berita2006017News Indonesia berita2006018News Indonesia berita2006019News Indonesia berita2006020News Indonesia berita2006021News Indonesia berita2006022News Indonesia berita2006023News Indonesia berita2006024News Indonesia berita2006025News Indonesia berita2006026News Indonesia berita2006027News Indonesia berita2006028News Indonesia berita2006029News Indonesia berita2006030News Indonesia berita2006031News Indonesia berita2006032News Indonesia berita2006033News Indonesia berita2006034News Indonesia berita2006035News Indonesia berita2006036News Indonesia berita2006037News Indonesia berita2006038News Indonesia berita2006039News Indonesia berita2006040