Home Tafsir Al-Qur'an Qaf
← Daftar Tafsir
Qaf

ق

Qaf

Mekah · 45 ayat

Surat Qaaf terdiri atas 45 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah diturunkan sesudah surat Al Murssalaat. Dinamai Qaaf karena surat ini dimulai dengan huruf Qaaf. Menurut hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, bahwa Rasulullah SAW senang membaca surat ini pada rakaat pertama sembahyang subuh dan pada shalat hari raya. Sedang menurut riwayat Abu Daud, Al Baihaqy dan Ibnu Majah bahwa Rasulullah SAW membaca surat ini pada tiap-tiap membaca Khutbah pada hari Jum'at. Kedua riwayat ini menunjukkan bahwa surat QAAF sering dibaca Nabi Muhammad SAW di tempat-tempat umum, untuk memperingatkan manusia tentang kejadian mereka dan nikmat-nikmat yang diberikan kepadanya, begitu pula tentang hari berbangkit, hari berhisab, syurga, neraka, pahala, dosa, dsb. Surat ini dinamai juga Al Baasiqaat, diambil dari perkataan Al- Baasiqaat yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Ayat 1

Telah diungkapkan sebelum ini bahwa huruf-huruf abjad yang ada pada permulaan surah biasanya memperingatkan betapa pentingnya perkara yang disebut kemudian, dan sering sekali yang disebut itu ialah sifat Al-Qur'an seperti yang disebutkan di sini.

Dalam ayat ini, Allah bersumpah dengan kitab-Nya, yang mengandung banyak berkah dan kebajikan (Al-Qur'an) yang sangat mulia bahwa Nabi Muhamammad benar-benar seorang utusan-Nya yang memberi peringatan kepada kaumnya tentang adanya hari kebangkitan. Senada dengan pernyataan ini, dalam permulaan Surah Yasin juga telah diterangkan bahwa Nabi Muhammad sungguh-sungguh adalah salah seorang rasul yang diutus agar memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan. Oleh karena itu, mereka lalai dan disebut zaman Jahiliah.

Ayat 2

Mereka mengingkari kerasulan Nabi Muhammad, bahkan mereka itu bukan saja ragu-ragu dan mengingkari kerasulannya, malahan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang manusia yang memberi peringatan dari kalangan mereka sendiri. Mereka memandang sungguh aneh bahwa Allah mengutus seorang manusia seperti mereka sendiri, yang biasa makan-minum dan berkeluarga, yang biasa tidur dan kadang-kadang kena penyakit.

Mereka membayangkan bahwa seorang utusan Allah itu mesti malaikat seperti diterangkan dalam firman Allah:

Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita? (al-Qamar/54: 24)

Dan firman-Nya

Mereka berkata, "Kamu hanyalah manusia seperti kami juga." (Ibrahim/14: 10)

Ayat 3

Setelah mereka memperlihatkan rasa terkejutnya tentang kerasulan Muhammad saw itu, mereka dengan penuh rasa keingkaran dan cemoohan berkata, "Apakah kami setelah mati dan setelah tulang-belulang kami menjadi tanah dan berserakan di dalam bumi, akan kembali hidup lagi?" Mereka memandang bahwa bangkit dari kubur itu suatu hal yang mustahil, yang tidak mungkin terjadi dan sama sekali tidak masuk akal, karena mereka mengukur kekuasaan Allah sama dengan kekuasaan mereka.

Ayat 4

Allah mengemukakan dalil atas kebangkitan dari kubur karena Allah sungguh mengetahui apa yang telah dimakan dan dihancurkan oleh bumi dari tubuh-tubuh mereka, ke mana dari bagian-bagian tubuh manusia itu berpindah atau bergeser dan kemudian jadi apa, sebab semua kejadian itu perinciannya ada di sisi Allah. Seluruhnya tercatat dan terpelihara dalam kitab yang semuanya itu menggambarkan bahwa tidak sulit bagi Allah untuk menghidupkan mereka kembali pada hari Kiamat, hari yang pasti akan datang.

Ayat 5

Sesungguhnya mereka telah mendustakan dan mengingkari kerasulan Muhammad saw, Rasul yang diperkuat dengan mukjizat. Bila mereka mendustakan berita-berita yang dibawa oleh Rasulullah saw hal itu lebih mengakibatkan celaka karena telah memutuskan hubungan antara Allah dengan rasul-Nya yang paling terhormat dan dicintai sebagai Sayyidul-Mursalin.

Karena itu mereka terus-menerus berada dalam keadaan kacau-balau. Mereka mengingkari kerasulan dari kalangan manusia dan mereka beranggapan bahwa yang patut jadi utusan Allah itu hanyalah mereka yang mempunyai kedudukan dan keturunan yang tinggi. Dan ucapan mereka itu disebut oleh Allah dalam firman-Nya:

Mengapa Al-Qur'an ini tidak diturunkan kepada orang besar (kaya dan berpengaruh) dari salah satu dua negeri ini (Mekah dan Taif)?" (az-Zukhruf/43: 31)

Lebih celaka lagi karena mereka memandang nabi itu sebagai seorang tukang sihir, dukun atau orang gila. Ucapan dan pandangan mereka itu menunjukkan bahwa mereka tidak tetap dalam pendirian, tidak tahu apa yang mereka ucapkan dan pikiran mereka selalu kacau-balau.

Ayat 6

Allah memerintahkan kepada orang kafir yang mengingkari hari kebangkitan supaya mereka memandang ke langit yang ada di atas mereka untuk dijadikan bahan pemikiran, bagaimana Allah telah meninggikan langit itu tanpa tiang dan menghiasnya dengan berbagai bintang yang gemerlapan, sedangkan langit itu tidak retak sedikit pun. Dari segi ilmu pengetahuan, menurut penemuan terakhir dinyatakan bahwa langit itu merupakan benda kolosal yang homogen yang tidak dilapisi dengan benda-benda yang retak dan kosong, akan tetapi padat diisi dengan sejenis benda halus yang bernama ether (al-atsir) dan benda yang halus ini diketahui karena menjadi tempat lalu lintasnya nur atau cahaya. Di antara bintang-bintang itu, ada yang jauhnya dari bumi dengan jarak kecepatan cahaya dalam masa lebih dari sejuta setengah tahun, sedangkan matahari kita sendiri jauhnya dari bumi hanya dengan jarak kecepatan cahaya selama delapan menit dan delapan belas detik. Silakan membayangkan betapa jauhnya sebagian bintang yang ada di cakrawala itu. Cahaya yang dipancarkan oleh bintang itu ke bumi melalui ether itu dan seandainya benda halus itu tidak ada, tentu cahayanya akan terputus. Oleh karena itu, dalam ayat ini dinyatakan bahwa langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikit pun.

Ayat 7

Allah menerangkan bahwa Dia telah menghamparkan bumi bagi kediaman manusia dan meletakkan beberapa gunung yang berfungsi sebagai pasak bumi agar bumi goyah bahkan kukuh dan stabil dan pada lereng-lerengnya ditumbuhkan berbagai tumbuh-tumbuhan yang indah permai sangat mengagumkan karena pemandangannya yang cantik itu.

Ayat 8

Pada ayat ini dijelaskan bahwa sengaja dibuat pemandangan-pemandangan yang indah itu supaya manusia ingat kepada Penciptanya, taat dan bertobat kepada-Nya. Langit yang begitu tinggi yang dihias dengan bintang-bintang supaya dijadikan bahan renungan dan pemikiran, alangkah agungnya dan alangkah kuasanya Allah. Dan bumi yang dihamparkan untuk kediaman manusia dihiasi dengan berbagai tumbuh-tumbuhan yang buahnya dimanfaatkan oleh manusia dan binatang ternaknya, semuanya itu harus dijadikan pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba Allah yang kembali mengingat-Nya.

Ayat 9

Pada ayat ini Allah menerangkan bagaimana cara menumbuhkan tumbuh-tumbuhan itu yaitu menurunkan dari langit air hujan yang banyak manfaatnya untuk menumbuhkan tanam-tanaman dan pohon-pohon yang berbuah, terutama tumbuh-tumbuhan dan biji tanamannya dapat dituai seperti padi, gandum, jagung, dan sebagainya.

Ayat 10

Allah menumbuhkan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun sebagai rezeki bagi hambahamba-Nya. Dalam ayat ini Allah tidak menyebutkan bahwa rezeki itu bagi hamba-hamba-Nya yang suka mengingat Allah seperti diuraikan-Nya pada ayat ke delapan, sebab rezeki itu lebih umum. Seorang yang kembali mengingat Allah memakan rezeki itu sambil mensyukuri nikmat Allah, sedangkan yang lain memakannya seperti binatang saja, tidak ingat kepada pemberi nikmat tersebut. Allah menghidupkan bumi yang kering dan tandus setelah turun hujan dengan berbagai tanaman yang beraneka ragam. Dan seperti itu pula terjadinya kebangkitan pada hari Kiamat. Setiap petani yang selalu mengolah ladang dan sawahnya harus selalu ingat dan bersiap-siap untuk menghadapi hari kebangkitan dengan ketakwaan dan amal kebajikan. Surah Qaf ayat 9 s/d 11 merupakan suatu kesatuan yang menyatakan manfaat air. Banyaknya manfaat air dapat dirasakan langsung oleh manusia, mulai dari kebutuhan pokok sebagai air minum, memasak, mencuci, pertanian, pemanfatannya untuk industri dan pengolahan bahan-bahan, sampai pada sarana transportasi. Pada ayat tersebut di atas dinyatakan bahwa dengan kehendak Allah lah air turun ke permukaan bumi dalam bentuk hujan. Contoh manfaat ditekankan pada peran air pada pertumbuhan tanaman. Semua tumbuhan, termasuk sumber pangan manusia, baik tumbuhan rendah seperti biji-bijian (bisa dimasukkan ke dalamnya perdu, rerumputan, jamur, lumut, ganggang dan bahkan bakteri) maupun pohon-pohonan yang besar seperti halnya kurma, memerlukan air untuk pertumbuhannya. Ayat-ayat tersebut di atas seolah mengatakan bahwa melalui daur air, Allah memberikan rezeki bagi makhluk ciptaan-Nya. Hanya dengan keberadaan air, tanah akan dapat menjadi media tumbuh bagi tanaman di atasnya. Maka tanah yang tandus pun apabila diberikan air akan dapat ditumbuhi. Proses pertumbuhan tanaman pada tanah tandus yang mendapatkan air sering dipakai untuk menggambarkan kejadian kebangkitan manusia di alam akhirat (lihat: Yunus/10: 24, Fussilat/41: 39, az-Zukhruf/43: 11)

Ayat 11

Allah menumbuhkan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun sebagai rezeki bagi hambahamba-Nya. Dalam ayat ini Allah tidak menyebutkan bahwa rezeki itu bagi hamba-hamba-Nya yang suka mengingat Allah seperti diuraikan-Nya pada ayat ke delapan, sebab rezeki itu lebih umum. Seorang yang kembali mengingat Allah memakan rezeki itu sambil mensyukuri nikmat Allah, sedangkan yang lain memakannya seperti binatang saja, tidak ingat kepada pemberi nikmat tersebut. Allah menghidupkan bumi yang kering dan tandus setelah turun hujan dengan berbagai tanaman yang beraneka ragam. Dan seperti itu pula terjadinya kebangkitan pada hari Kiamat. Setiap petani yang selalu mengolah ladang dan sawahnya harus selalu ingat dan bersiap-siap untuk menghadapi hari kebangkitan dengan ketakwaan dan amal kebajikan. Surah Qaf ayat 9 s/d 11 merupakan suatu kesatuan yang menyatakan manfaat air. Banyaknya manfaat air dapat dirasakan langsung oleh manusia, mulai dari kebutuhan pokok sebagai air minum, memasak, mencuci, pertanian, pemanfatannya untuk industri dan pengolahan bahan-bahan, sampai pada sarana transportasi. Pada ayat tersebut di atas dinyatakan bahwa dengan kehendak Allah lah air turun ke permukaan bumi dalam bentuk hujan. Contoh manfaat ditekankan pada peran air pada pertumbuhan tanaman. Semua tumbuhan, termasuk sumber pangan manusia, baik tumbuhan rendah seperti biji-bijian (bisa dimasukkan ke dalamnya perdu, rerumputan, jamur, lumut, ganggang dan bahkan bakteri) maupun pohon-pohonan yang besar seperti halnya kurma, memerlukan air untuk pertumbuhannya. Ayat-ayat tersebut di atas seolah mengatakan bahwa melalui daur air, Allah memberikan rezeki bagi makhluk ciptaan-Nya. Hanya dengan keberadaan air, tanah akan dapat menjadi media tumbuh bagi tanaman di atasnya. Maka tanah yang tandus pun apabila diberikan air akan dapat ditumbuhi. Proses pertumbuhan tanaman pada tanah tandus yang mendapatkan air sering dipakai untuk menggambarkan kejadian kebangkitan manusia di alam akhirat (lihat: Yunus/10: 24, Fussilat/41: 39, az-Zukhruf/43: 11)

Ayat 12

Allah memberikan peringatan kepada orang-orang kafir Mekah dengan azab yang pedih seperti yang pernah ditimpakan kepada umat-umat yang dahulu, yang mendustakan para rasul yang diutus Allah sebelum Muhammad saw. Mereka mendapat berbagai azab dan malapetaka. Kaum Nuh adalah umat yang pertama kali mendustakan nabi-Nya. Berdakwah selama 950 tahun tidak ada yang beriman kecuali delapan puluhan orang, akhirnya dibinasakan oleh Allah swt dengan banjir topan. Kaum Rass, kaumnya Nabi Syuaib mereka menyiksa dan membunuh nabi-Nya dalam sumur maka Allah menghancurkan mereka di sumur yang mereka mendirikan patung di sekelilingnya. Kaum Samud kaumnya Nabi Saleh dihancurkan dengan gempa. Kaum 'Ad kaumnya Nabi Hud dihancurkan dengan angin. Fir'aun ditenggelamkan Allah dalam laut. Kaum Lut yang melakukan sodomi, negerinya dibalikkan. Penduduk Aikah, kaumnya Nabi Syuaib, juga dibinasakan oleh Allah. Kaum Tubba' al-himyari dari Yaman juga dibinasakan oleh Allah. Mereka semua mendustakan para rasul, maka layaklah mereka dihancurkan sebagaimana yang diancamkan oleh Allah kepada mereka.

Ayat 13

Allah memberikan peringatan kepada orang-orang kafir Mekah dengan azab yang pedih seperti yang pernah ditimpakan kepada umat-umat yang dahulu, yang mendustakan para rasul yang diutus Allah sebelum Muhammad saw. Mereka mendapat berbagai azab dan malapetaka. Kaum Nuh adalah umat yang pertama kali mendustakan nabi-Nya. Berdakwah selama 950 tahun tidak ada yang beriman kecuali delapan puluhan orang, akhirnya dibinasakan oleh Allah swt dengan banjir topan. Kaum Rass, kaumnya Nabi Syuaib mereka menyiksa dan membunuh nabi-Nya dalam sumur maka Allah menghancurkan mereka di sumur yang mereka mendirikan patung di sekelilingnya. Kaum Samud kaumnya Nabi Saleh dihancurkan dengan gempa. Kaum 'Ad kaumnya Nabi Hud dihancurkan dengan angin. Fir'aun ditenggelamkan Allah dalam laut. Kaum Lut yang melakukan sodomi, negerinya dibalikkan. Penduduk Aikah, kaumnya Nabi Syuaib, juga dibinasakan oleh Allah. Kaum Tubba' al-himyari dari Yaman juga dibinasakan oleh Allah. Mereka semua mendustakan para rasul, maka layaklah mereka dihancurkan sebagaimana yang diancamkan oleh Allah kepada mereka.

Ayat 14

Allah memberikan peringatan kepada orang-orang kafir Mekah dengan azab yang pedih seperti yang pernah ditimpakan kepada umat-umat yang dahulu, yang mendustakan para rasul yang diutus Allah sebelum Muhammad saw. Mereka mendapat berbagai azab dan malapetaka. Kaum Nuh adalah umat yang pertama kali mendustakan nabi-Nya. Berdakwah selama 950 tahun tidak ada yang beriman kecuali delapan puluhan orang, akhirnya dibinasakan oleh Allah swt dengan banjir topan. Kaum Rass, kaumnya Nabi Syuaib mereka menyiksa dan membunuh nabi-Nya dalam sumur maka Allah menghancurkan mereka di sumur yang mereka mendirikan patung di sekelilingnya. Kaum Samud kaumnya Nabi Saleh dihancurkan dengan gempa. Kaum 'Ad kaumnya Nabi Hud dihancurkan dengan angin. Fir'aun ditenggelamkan Allah dalam laut. Kaum Lut yang melakukan sodomi, negerinya dibalikkan. Penduduk Aikah, kaumnya Nabi Syuaib, juga dibinasakan oleh Allah. Kaum Tubba' al-himyari dari Yaman juga dibinasakan oleh Allah. Mereka semua mendustakan para rasul, maka layaklah mereka dihancurkan sebagaimana yang diancamkan oleh Allah kepada mereka.

Ayat 15

Dalam ayat ini, Allah dengan cara yang halus dan mendalam memperlihatkan tanda-tanda kekuasaan-Nya dengan mengatakan, "Kami yang telah menciptakan sekalian makhluk dari permulaannya tanpa bantuan siapa pun, apakah Kami lelah dan letih untuk menciptakan makhluk-makhluk itu kedua kalinya, yang menurut pengalaman membuat kedua kalinya itu lebih mudah daripada menciptakannya yang pertama?" Dinyatakan dalam firman-Nya sebagai berikut:

Dan Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya kembali, dan itu lebih mudah bagi-Nya. (ar-Rum/30: 27)

Demikian pula firman-Nya:

Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya; dia berkata, "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh?" Katakanlah (Muhammad), "Yang akan menghidupkannya ialah (Allah) yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk. (Yasin/36: 78-79)

Berbicara mengenai penciptaan, Allah membuat pernyataan bahwa proses penciptaan masih terus berlanjut, baik untuk makhluk hidup maupun benda mati. Indikasinya dapat dilihat juga pada beberapa ayat di bawah ini:

Dan kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan sebagai perhiasan. Dan Dia menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. (an-Nahl/16: 8) Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. (an-Nur/24: 45)

Dua ayat di atas, dan dari sekian banyak ayat lainnya, memperlihatkan bahwa Allah "belum selesai" melakukan kerja penciptaan-Nya. Penciptaan diindikasikan sebagai suatu proses yang terus berjalan. Dari sudut ilmu pengetahuan, keadaan demikian ini terlihat jelas. Secara perlahan, para peneliti mulai menyadari dan mengerti bahwa banyak fenomena alam yang berada pada posisi sedang berkembang. Salah satu bukti adalah terjadinya evolusi jenis yang terus berkembang. Ditemukan banyak bukti dalam bentuk fosil yang memperlihatkan adanya jenis-jenis yang mempunyai "bentuk antara" dari dua jenis yang eksis pada saat ini. Beberapa contoh di atas hanyalah sedikit dari sekian banyak bukti. Masih banyak yang belum terungkap. Apa yang kita ketahui saat ini hanyalah bagian kecil dari puncak gunung es yang muncul di atas air. Sedangkan bagian besar dari gunung es, yang berada di bawah permukaan air, sama sekali belum diketahui. Banyak peneliti menyadari bahwa kemampuan alam untuk mengatur dirinya didasarkan pada kemampuan fundamental dan misterius dari alam semesta. Bukti bahwa alam memiliki kekuatan yang kreatif, dan mampu menciptakan berbagai variasi-variasi struktur dan bentuk yang kompleks, seringkali membatalkan hukumhukum alam yang sebelumnya dibuat manusia. Dengan demikian, tidaklah berlebihan apabila beberapa ahli filosofi menyatakan bahwa alam semesta, yang sementara ini dianggap sebagai benda mati, adalah sesuatu yang sangat kreatif. Apabila penciptaan itu belum selesai, tentunya banyak "barang baru", yang sebelumnya belum pernah ada, yang muncul di alam semesta. Banyak ilmuwan percaya bahwa alam semesta ini masih terus berkembang. Ini dikenal di antara para ilmuwan dengan nama teori ekspansi.

Ayat 16

Allah menjelaskan bahwa Dia telah menciptakan manusia dan berkuasa penuh untuk menghidupkannya kembali pada hari Kiamat dan Ia tahu pula apa yang dibisikkan oleh hatinya, baik kebaikan maupun kejahatan. Bisikan hati ini (dalam bahasa Arab) dinamakan hadisun nafsi. Bisikan hati tidak dimintai pertanggungjawaban kecuali jika dikatakan atau dilakukan. Allah swt lebih dekat kepada manusia dari urat lehernya sendiri. Ibnu Mardawaih telah meriwayatkan sebuah hadis dari Abu Sa'id bahwa Nabi saw bersabda: Allah dekat kepada manusia (putra Adam) dalam empat keadaan; Ia lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya. Ia seolah-olah dinding antara manusia dengan hatinya. Ia memegang setiap binatang pada ubun-ubunnya, dan Ia bersama dengan manusia dimana saja ia berada. (Riwayat Ibnu Mardawaih)

(

Ayat 17

Allah menerangkan bahwa walaupun Ia mengetahui setiap perbuatan hamba-hamba-Nya, namun Ia memerintahkan dua malaikat untuk mencatat segala ucapan dan perbuatan hambahamba-Nya, padahal Ia sendiri lebih dekat dari pada urat leher manusia itu sendiri. Malaikat itu ada di sebelah kanan mencatat kebaikan dan yang satu lagi di sebelah kirinya mencatat kejahatan.

Ayat 18

Dalam ayat ini diterangkan bahwa tugas yang dibebankan kepada kedua malaikat itu ialah bahwa tiada satu kata pun yang diucapkan seseorang kecuali di sampingnya malaikat yang mengawasi dan mencatat amal perbuatannya. Al-hasan al-Basri dalam menafsirkan ayat ini berkata, "Wahai anak-anak Adam, telah disiapkan untuk kamu sebuah daftar dan telah ditugasi malaikat untuk mencatat segala amalanmu, yang satu di sebelah kanan dan yang satu lagi di sebelah kiri. Adapun yang berada di sebelah kananmu ialah yang mencatat kebaikan dan yang satu lagi di kirimu mencatat kejahatan. Oleh karena itu, terserah kepadamu, apakah kamu mau memperkecil atau memperbesar amal dan perbuatan amal jahatmu, kamu diberi kebebasan dan bertanggung jawab terhadapnya dan nanti setelah mati, daftar itu ditutup dan digantungkan pada lehermu, masuk bersama-sama engkau ke dalam kubur sampai kamu dibangkitkan pada hari Kiamat, dan ketika itulah Allah akan berfirman: Dan setiap manusia telah Kami kalungkan (catatan) amal perbuatannya di lehernya. Dan pada hari Kiamat Kami keluarkan baginya sebuah kitab dalam keadaan terbuka. "Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghitung atas dirimu." (al-Isra'/17: 13-14)

Kemudian al-hasan al-Basri berkata, "Demi Allah, adil benar Tuhan yang menjadikan dirimu sebagai penghisab atas dirimu sendiri." Abu Usamah meriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda, "Malaikat yang mencatat kebajikan memimpin malaikat yang mencatat kejahatan. Jika manusia berbuat kebajikan, malaikat di sebelah kanan itu mencatat sepuluh kebajikan, tetapi jika manusia berbuat suatu kejahatan, ia berkata kepada yang di sebelah kiri, 'Tunggu dulu tujuh jam, barangkali ia membaca tasbih memohon ampunan." Hadis itu mengandung hikmah karena adanya malaikat di kanan dan kiri manusia mencatat perbuatannya. Allah tidak menciptakan manusia untuk diazab, akan tetapi untuk dididik dan dibersihkan. Setiap penderitaan itu bertujuan untuk meningkatkan daya tahan dan melatih kesabaran. Setiap benda biasanya lebih banyak mengandung kemanfaatan daripada kemudaratan, dan Allah menciptakan manusia dengan tujuan-tujuan yang mulia bagi manusia sendiri. Kebaikan itu yang pokok, sedangkan kejahatan itu datang kemudian. Benda (materi) pokoknya mengandung kemanfaatan sedangkan mudaratnya datang kemudian. Unsur yang empat pun demikian: api, angin, air dan tanah pokoknya untuk kemanfaatan manusia. Kebakaran, angin topan, banjir, dan gempa bumi datangnya kemudian. Perbuatan yang baik adalah yang pokok bagi manusia, dan kejahatan datang kemudian. Manusia diberi kebebasan dan pertanggungjawaban sepenuhnya dan oleh karena itu, siapa yang berbuat kejahatan janganlah ia mencela kecuali kepada dirinya sendiri.

Ayat 19

Setelah adanya keingkaran orang-orang kafir terhadap hari kebangkitan maka dalam ayat ini Allah menolak keingkaran dan kekafiran mereka dengan keterangan bahwa mereka akan meyakini kebenaran firman Allah itu, ketika mereka menghadapi sakaratulmaut dan pada hari Kiamat. Bila telah datang sakratulmaut, terbukalah kenyataan yang sebenarnya dan timbullah keyakinan akan datangnya hari kebangkitan; sakaratulmaut benarbenar membuka tabir, yang selalu mereka hindari. Sekarang bagi mereka tidak ada tempat berlindung atau pelarian lagi. Dalam hadis yang sahih diterangkan bahwa Nabi Muhammad ketika menghadapi saat tiba ajalnya bersabda, "Subhanallah, Mahasuci Allah, sesungguhnya sakaratulmaut ini mengandung kedahsyatan."

Ayat 20

Dan ditiupkan sangkakala dengan tiupan yang kedua kalinya. Pertama tiupan hancurnya dunia kedua tiupan kebangkitan. Selanjutnya tibalah hari Kiamat yang mengandung banyak azab bagi orang-orang kafir. Rasulullah saw bersabda: Bagaimana aku akan bersenang-senang padahal malaikat pemilik atau peniup sangkakala sudah meletakkan sangkakala mulutnya, dan menundukkan dahinya menunggu perintah untuk meniup. Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, apa yang harus kami baca (menghadapi peristiwa yang dahsyat itu)?" Beliau bersabda, "Bacalah: hasbunallahu wa ni'mal-wakil." (Riwayat Ibnu hibban)

Ayat 21

Ayat ini menerangkan bahwa tiap-tiap diri akan datang kepada Tuhannya pada hari Kiamat dengan disertai malaikat pengiring dan malaikat penyaksi atas segala amal perbuatannya ketika hidup di dunia.

Ayat 22

Allah menegaskan kepada manusia yang ketika hidupnya di dunia penuh dengan kelengahan dalam menghadapi hari Kiamat yang hebat dan dahsyat, "Sesungguhnya manusia berada dalam kelalaian tentang adanya hari Kiamat yang hebat dan dahsyat ini. Allah menyingkapkan dinding dan tabir yang selalu menghalanghalangi pandangannya, sekarang ini ia dapat melihat dengan matanya sendiri, apa yang dahulu selalu ia ingkari. Pandangan manusia pada hari itu amat tajam, menghilangkan segala keragu-raguan, akan tetapi apa gunanya kesadaran dan keinsafan ini, setelah ia berada di akhirat?" Mestinya kesadaran dan keinsafan mereka miliki dahulu ketika masih berada di dunia.

Ayat 23

Malaikat yang menyertai dia berkata, "Inilah anak Adam yang diserahkan kepadaku untuk mengawasinya, sekarang telah aku hadirkan dia beserta kitab amalannya agar dia diadili oleh Tuhan seadil-adilnya."

Ayat 24

Allah berfirman kepada dua malaikat yang menggiring dan menyaksikan, "Agar mereka berdua melemparkan ke dalam neraka semua orang kafir yang sangat ingkar dan keras kepala yaitu orang-orang yang sangat menghalangi kebajikan, menolak kewajiban-kewajiban yang diserahkan kepada mereka, yang melanggar batas-batas norma pergaulan dengan melakukan kezaliman, dan penuh dengan keraguan tentang adanya Allah dan kebenaran agamanya. Mereka yang mempersekutukan Allah dengan menyembah selain Allah, dilemparkan ke dalam api neraka yang azabnya pedih sekali. (

Ayat 25

Allah berfirman kepada dua malaikat yang menggiring dan menyaksikan, "Agar mereka berdua melemparkan ke dalam neraka semua orang kafir yang sangat ingkar dan keras kepala yaitu orang-orang yang sangat menghalangi kebajikan, menolak kewajiban-kewajiban yang diserahkan kepada mereka, yang melanggar batas-batas norma pergaulan dengan melakukan kezaliman, dan penuh dengan keraguan tentang adanya Allah dan kebenaran agamanya. Mereka yang mempersekutukan Allah dengan menyembah selain Allah, dilemparkan ke dalam api neraka yang azabnya pedih sekali. (

Ayat 26

Allah berfirman kepada dua malaikat yang menggiring dan menyaksikan, "Agar mereka berdua melemparkan ke dalam neraka semua orang kafir yang sangat ingkar dan keras kepala yaitu orang-orang yang sangat menghalangi kebajikan, menolak kewajiban-kewajiban yang diserahkan kepada mereka, yang melanggar batas-batas norma pergaulan dengan melakukan kezaliman, dan penuh dengan keraguan tentang adanya Allah dan kebenaran agamanya. Mereka yang mempersekutukan Allah dengan menyembah selain Allah, dilemparkan ke dalam api neraka yang azabnya pedih sekali. (

Ayat 27

Setan yang menyertai orang kafir menolak tuduhan bahwa dialah yang menyesatkan dari jalan yang benar dengan mengatakan, "Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya, akan tetapi dia sendiri yang selalu berada dalam kesesatan yang jauh sekali."

Ayat 28

Allah berfirman kepada manusia dan setan yang menyesatkannya agar mereka tidak bertengkar di hadapan Allah, karena Dia telah cukup memberi petunjuk dengan wahyu, al-Kitab, kepada para rasul, disertai dengan hujjah-hujjah yang nyata dan telah memberi ancaman kepadanya."

Ayat 29

Keputusan-keputusan yang telah ditetapkan Allah dan ancaman terhadap orang kafir dengan azab yang kekal dalam api neraka tidak dapat diubah lagi. Allah sama sekali tidak akan menganiaya siapa pun, atau mengazab orang tanpa kesalahan, atau mengganti seseorang yang diazab dengan orang lain, dan sebagainya. (

Ayat 30

Nabi Muhammad diperintahkan Allah untuk memberi peringatan kepada kaumnya pada hari Allah akan berfirman kepada neraka Jahanam, "Apakah kamu sudah penuh?" Neraka Jahanam menjawab bahwa ia penuh dan boleh ditambah lagi. Ayat 30 ini menunjukkan betapa luas dan dalamnya neraka Jahanam. Jin dan manusia dilemparkan ke dalamnya sekelompok demi sekelompok sehingga penuh sesak. Percakapan dan tanya jawab ini dikemukakan secara tamsil agar lebih mudah ditanggapi dan supaya lebih jelas gambaran peristiwanya. Ibnu 'Abbas dalam menafsirkan ayat ini menerangkan bahwa Allah telah bersumpah dalam ayat:

Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka ada yang mengikutimu, pasti akan Aku isi neraka Jahanam dengan kamu semua. (al-A'raf/7: 18)

Ayat 31

Ayat ini menerangkan bahwa orang-orang yang bertakwa berada di depan surga. Mereka melihat segala macam kenikmatan dan kegembiraan yang telah dijanjikan Allah kepada mereka dalam Al-Qur'an, segala macam kenikmatan dan kelezatan tidak ada habisnya, bahkan kekal selama-lamanya. Semua itu sebagai penghargaan kepada orang-orang yang bertakwa.

Ayat 32

Ayat ini menerangkan ketika orang-orang bertakwa berada di depan surga, malaikat berkata kepada mereka: bahwa yang di depan mereka adalah kenikmatan yang telah dijanjikan oleh Tuhan kepada mereka dengan perantaraan para rasul-Nya dan tertulis dalam kitab-kitab-Nya yaitu kepada setiap hamba Allah yang selalu kembali dengan bertobat kepada Allah. Mereka selalu memohon ampun dari dosa-dosanya dan mereka selalu berusaha untuk memelihara semua peraturan-peraturan-Nya.

Ayat 33

Mereka takut kepada Allah Yang Maha Pemurah, sedangkan Dia tidak kelihatan oleh mereka, dan mereka menghadap ke hadirat Allah dengan hati yang bertobat dan tunduk kepada-Nya. (

Ayat 34

Para malaikat berkata kepada mereka dengan penuh penghormatan bahwa mereka dipersilakan masuk ke dalam surga itu dengan aman dan sentosa. Ayat ini menjelaskan kepada orang-orang yang dipersilakan memasuki surga itu bahwa hari tersebut adalah kekal abadi, itulah tempat kediaman yang langgeng. Mereka tidak akan mati atau pindah dari surga.

Ayat 35

Ayat ini mengungkapkan bahwa bagi mereka di dalam surga itu disediakan kenikmatan apa saja yang mereka ingini, kenikmatan yang belum pernah mereka lihat dengan mata, belum pernah mereka dengar dengan telinga dan belum pernah mereka bayangkan dalam hati, dan di samping kenikmatan yang tidak terkira itu, ada lagi tambahan dari Allah yaitu dapat melihat wajah Allah yang merupakan puncak dari segala kenikmatan seperti dalam firmanNya:

Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). (Yunus/10: 26)

Ayat 36

Allah menjelaskan bahwa banyak sekali di antara umat manusia sebelum Nabi Muhammad seperti kaum 'Ad, Samud, Tubba', dan lain-lain, tubuh dan kekuatan fisik mereka jauh lebih kuat dari manusia sekarang. Mereka telah menjelajahi beberapa negeri, melaksanakan berbagai usaha untuk mencari rezeki dan menumpuk kekayaan dengan segala macam kecerdikan, tetapi ternyata mereka tidak dapat menghindarkan diri dari azab Allah. Mereka semuanya telah binasa akibat kekufuran mereka kepada Allah dan pembangkangan terhadap seruan para rasul-Nya. Apakah mereka itu dapat lolos atau dapat menghindarkan diri dari kebinasaan itu? (

Ayat 37

Ayat ini menjelaskan bahwa sesungguhnya dalam peristiwa azab ditimpakan kepada mereka benar-benar terdapat peringatan yang sangat jelas bagi mereka yang menggunakan akalnya yang sehat atau menggunakan pandangannya, sambil menyaksikan faktafakta kenyataannya sehingga timbul kesadaran dan keinginan mawas diri.

Ayat 38

Dalam ayat ini Allah mengemukakan dalil atas kekuasaanNya yaitu bahwa Dia telah menciptakan langit dan bumi dan segala yang berada di antara keduanya dalam enam masa, dan dalam menciptakan benda-benda yang besar yang penuh dengan berbagai keajaiban itu. Dia sama sekali tidak menjadi letih dan lemah. Sebaiknya manusia menjadikan alam kosmos itu untuk bahan pemikiran dan tafakur tentang keindahan dan kesempurnaannya, agar dijadikan media perantaraan untuk mengenal keagungan penciptanya. Dengan ayat ini, Allah menyatakan kesalahan anggapan orang-orang Yahudi yang mengatakan bahwa Allah telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari dimulai dengan hari Ahad dan diakhiri dengan hari Jumat dan istirahat pada hari Sabtu, lalu berbaring di atas 'Arsy singgasana-Nya karena merasa letih. Maka Allah membantah anggapan itu dengan penjelasan bahwa Dia tidak merasakan keletihan sedikit pun. Mahasuci Allah dari segala sifat kekurangan atau kelemahan. Ayat ini sejalan dengan ayat berikut:

Dan tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, dan Dia kuasa menghidupkan yang mati? Begitulah; sungguh, Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. (alAhqaf/46: 33)

Ayat 39

Allah memerintahkan nabi-Nya supaya tetap sabar atas ucapan orang musyrik yang mengingkari hari kebangkitan. Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dalam masa yang tidak singkat itu tanpa kelemahan dan keletihan, tentu akan kuasa pula untuk membangkitkan mereka pada hari Kiamat dan membalas dengan perbuatan mereka masing-masing yang baik dengan pahala, yang buruk dengan siksa. Hal itu bukanlah suatu yang mustahil bagi Allah. Allah memerintahkan nabi-Nya supaya mensucikan Dia dengan tasbih sambil memuji-Nya pada waktu-waktu yang telah ditentukan, terutama dalam waktu-waktu salat, yaitu sebelum terbit dan sebelum terbenamnya matahari.

Ayat 40

Ayat ini memerintahkan kepada nabi-Nya, supaya bertasbih kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai salat, Ibnu 'Abbas menafsirkan ayat ini dan berkata bahwa salat sebelum terbit matahari ialah salat Subuh, dan sebelum terbenam matahari mencakup salat ¨uhur dan Asar, salat di malam hari mencakup salat Magrib dan Isya, dan setiap selesai salat mencakup salat ba'diyah. Dalam hadis riwayat al-Bukhari dari Ibnu 'Abbas, dijelaskan bahwa Nabi saw diperintahkan untuk bertasbih setelah selesai salat apa saja. Dan dalam hadis riwayat Muslim, diterangkan bilangan tasbih (Subhanallah) sebanyak 33 kali, tahmid (al-hamdulillah) 33 kali, dan takbir (Allahu Akbar) 33 kali, dan digenapkan 100 kali dengan bacaan "La ilaha illallah wahdahu la syarikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir". Semua itu dibaca tiap-tiap selesai salat. (

Ayat 41

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada nabi-Nya supaya mendengarkan seruan malaikat (Jibril) pada hari Kiamat. Seruan tersebut dilakukan dari tempat yang dekat sehingga dapat didengar oleh sekalian makhluk, "Agar mereka berkumpul untuk dihisab (di Padang Mahsyar)." Lalu mereka keluar semuanya dari kuburnya masing-masing dan datang menghadap kehadiran Allah seperti belalang yang bertaburan.

Ayat 42

Ayat ini menerangkan bahwa pada hari mereka mendengar suara dahsyat yang kedua kalinya, itulah hari mereka keluar dari kuburnya. Menurut kajian ilmiah, alam semesta dimulai oleh suatu ledakan hebat dan dikenal dengan nama Big Bang. Mulai dari sini, alam kemudian berkembang meluas sampai kini. Para peneliti mengatakan, apabila perluasan alam semesta telah berkembang sampai pada tingkat tertentu dan berhenti, maka alam semesta akan hancur. Salah satu penyebab berhentinya perluasan adalah tidak bekerjanya gaya tarik menarik antar benda langit karena jarak yang terlalu jauh satu sama lain. Dipercaya bahwa pengembangan alam semesta akan berakhir dengan peledakan dalam suhu yang amat tinggi. Kejadian ini diberi nama Big Crunch. Peledakan ini disusul oleh akhir dari semua bentuk kehidupan. Alam semesta akan menghilang. Semua benda alam yang dapat kita lihat, dan yang tidak dapat kita lihat karena sangat jauh dari bumi, akan menciut, sampai dengan hanya sebesar proton. Proses peledakan alam semesta menyebabkan timbulnya energi negatif, yang dapat menyebabkan kondisi alam menjadi tidak stabil, dan akhirnya hancur. Diduga bahwa akhir ini akan terjadi tidak dalam waktu "yang tidak terlalu lama" dari sekarang, mengingat saat ini kita sudah berada di pertengahan siklus umur alam semesta. Diperkirakan perluasan alam semesta akan berhenti pada saat luas alam semesta mencapai luas 50 juta kali dari apa yang ada saat ini. Atau dengan kata lain, sekitar 7,5 x 1017 tahun dari saat ini. Berdasarkan teori Big Crunch, maka kehancuran alam semesta dimulai dengan perlahan, dan secara bertahap akan semakin cepat, hingga akhirnya mencapai kecepatan yang sangat tinggi. Pada akhir proses, maka alam semesta akan mengalami suatu tekanan dan suhu yang tidak terhingga, dan akan berada dalam ukuran yang sangat kecil. Teori yang muncul dalam konsep ini ternyata hampir mirip dengan penjelasan Al-Qur'an.

Pada hari Kami melipat langit bagaikan melipat lembaran bukubuku. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan Kami yang pertama Kami akan mengulanginya. Suatu janji atas diri Kami sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya. (al-Anbiya'/21: 104)

Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari Kiamat, dan langit terlipat dengan tangan kanan-Nya. Mahasuci dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. (az-Zumar/39: 67)

Setelah peledakan, dan alam semesta akan menjadi hanya sebesar proton, apa yang akan terjadi? Siapa yang tahu? Alam Semesta akan terus berputar pada siklus Big Bang dan Big Crunch sepanjang masa? Atau, Big Crunch akan menjadi akhir dari semuanya. Apabila suatu alam semesta yang baru akan terbentuk, maka alam ini tidak akan mempunyai kenangan terhadap alam semesta sebelumnya. Ia akan berkembang tanpa harus mengetahui dan bergantung pada apa tang terjadi sebelumnya.

Ayat 43

Dalam ayat ini ditegaskan bahwa sesungguhnya Allah-lah yang menghidupkan manusia di dunia dan mematikan mereka ketika tiba ajalnya masing-masing, dan hanya Allah-lah tempat kembali semua makhluk untuk menerima balasan amalnya

Ayat 44

Ayat ini mengungkapkan hari-hari ketika bumi terbelah sehingga tampak keluar semua isi kubur dengan cepat dari celahcelahnya sebagaimana yang diinformasikan Surah az-Zalzalah ayat 1-2:

Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya. (az-Zalzalah/99: 1-2) Yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Allah tanpa kesulitan sedikit pun. (

Ayat 45

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada nabi-Nya supaya tetap sabar. Allah lebih mengetahui apa yang diucapkan oleh orang-orang musyrik tentang keingkaran mereka terhadap kerasulan Muhammad saw dan tentang sikap mereka yang mendustakan ayatayat Allah, terlebih-lebih keingkaran mereka tentang adanya hari kebangkitan. Maka Allah memerintahkan nabi-Nya berlaku sabar sebab beliau tidak ditugaskan untuk mengadakan paksaan kepada mereka, tugasnya hanya sekadar menyampaikan seruan dan risalah saja dan Allah-lah yang menghisab mereka. Walaupun demikian, nabi juga harus melangsungkan dakwahnya sebagai tugasnya yang pokok. Oleh karena itu, Allah tetap pula memerintahkan kepada nabiNya supaya memberikan peringatan dengan Al-Qur'an kepada orang yang takut akan ancaman Allah, karena memang hanya mereka saja yang mengambil manfaat dari peringatan Allah itu sesuai dengan firman-Nya:

Yang demikian itu (adalah untuk)orang-orang yang takut (menghadap) ke hadirat-Ku dan takut akan ancaman-Ku." (Ibrahim/14: 14)

kencang77Kencang77smm panel murahKencang77 Heylinkagen slotslot77slot 77 gacor slot gacorkencang77slot gacorberita update 12222025001berita update 12222025002berita update 12222025003berita update 12222025004berita update 12222025005berita update 12222025006berita update 12222025007berita update 12222025008berita update 12222025009berita update 12222025010berita update 12222025011berita update 12222025012berita update 12222025013berita update 12222025014berita update 12222025015berita update 12222025016berita update 12222025017berita update 12222025018berita update 12222025019berita update 12222025020berita update 12222025021berita update 12222025022berita update 12222025023berita update 12222025024berita update 12222025025berita update 12222025026berita update 12222025027berita update 12222025028berita update 12222025029berita update 12222025030prediksi togel akuratprediksi togel kencang77prediksi togel terbarupengeluaran togelindikasi pola scatter stabil harianriset intensitas spin indeks menurunritme reel memberi indikator awalindi perubahan arah permainan awalpergeseran pola kecil timing entryintensitas multi trigger indikator tersembunyiindeks perilaku scatter observasi mingguanindikasi warm phase pola berulangkapan indi momentum terbentuk triggerindi visual reel speed akurasi polakejutan angka besar mega wheellightning roulette indikator pola petir5 lions dance naga emas dominasiperubahan spin aztec gems harianriset kesalahan momentum meja blackjacktransisi pola sabung ayam digitalfloating dragon scatter setelah dinginritme banker player six baccaratbuffalo king soft phase mingguandragon tiger pola cepat berulangKabar Mahjong 23001Kabar Mahjong 23002Kabar Mahjong 23003Kabar Mahjong 23004Kabar Mahjong 23005Kabar Mahjong 23006Kabar Mahjong 23007Kabar Mahjong 23008Kabar Mahjong 23009Kabar Mahjong 23010Kabar Mahjong 23011Kabar Mahjong 23012Kabar Mahjong 23013Kabar Mahjong 23014Kabar Mahjong 23015Kabar Mahjong 23016Kabar Mahjong 23017Kabar Mahjong 23018Kabar Mahjong 23019Kabar Mahjong 23020News Update 021News Update 022News Update 023News Update 024News Update 025News Update 026News Update 027News Update 028News Update 029News Update 030News Update 031News Update 032News Update 033News Update 034News Update 035News Update 036News Update 037News Update 038News Update 039News Update 040berita 899231berita 899232berita 899233berita 899234berita 899235berita 899236berita 899237berita 899238berita 899239berita 899240berita 899241berita 899242berita 899243berita 899244berita 899245berita 899246berita 899247berita 899248berita 899249berita 899250berita aktual 21berita aktual 22berita aktual 23berita aktual 24berita aktual 25berita aktual 26berita aktual 27berita aktual 28berita aktual 29berita aktual 30berita aktual 31berita aktual 32berita aktual 33berita aktual 34berita aktual 35berita aktual 36berita aktual 37berita aktual 38berita aktual 39berita aktual 40pola mahjong waysupdate news 23021update news 23022update news 23023update news 23024update news 23025update news 23026update news 23027update news 23028update news 23029update news 23030update news 23031update news 23032update news 23033update news 23034update news 23035update news 23036update news 23037update news 23038update news 23039update news 23040Indonesia Update 2025 201Indonesia Update 2025 202Indonesia Update 2025 203Indonesia Update 2025 204Indonesia Update 2025 205Indonesia Update 2025 206Indonesia Update 2025 207Indonesia Update 2025 208Indonesia Update 2025 209Indonesia Update 2025 210Indonesia Update 2025 211Indonesia Update 2025 212Indonesia Update 2025 213Indonesia Update 2025 214Indonesia Update 2025 215Indonesia Update 2025 216Indonesia Update 2025 217Indonesia Update 2025 218Indonesia Update 2025 219Indonesia Update 2025 220berita 899251berita 899252berita 899253berita 899254berita 899255berita 899256berita 899257berita 899258berita 899259berita 899260berita 899261berita 899262berita 899263berita 899264berita 899265berita 899266berita 899267berita 899268berita 899269berita 899270news indonesia 12222025031news indonesia 12222025032news indonesia 12222025033news indonesia 12222025034news indonesia 12222025035news indonesia 12222025036news indonesia 12222025037news indonesia 12222025038news indonesia 12222025039news indonesia 12222025040news indonesia 12222025041news indonesia 12222025042news indonesia 12222025043news indonesia 12222025044news indonesia 12222025045news indonesia 12222025046news indonesia 12222025047news indonesia 12222025048news indonesia 12222025049news indonesia 12222025050news indonesia 12222025051news indonesia 12222025052news indonesia 12222025053news indonesia 12222025054news indonesia 12222025055news indonesia 12222025056news indonesia 12222025057news indonesia 12222025058news indonesia 12222025059news indonesia 12222025060News update 23041News update 23042News update 23043News update 23044News update 23045News update 23046News update 23047News update 23048News update 23049News update 23050News update 23051News update 23052News update 23053News update 23054News update 23055News update 23056News update 23057News update 23058News update 23059News update 23060News update 23061News update 23062News update 23063News update 23064News update 23065News update 23066News update 23067News update 23068News update 23069News update 23070News update 23071News update 23072News update 23073News update 23074News update 23075News update 23076News update 23077News update 23078News update 23079News update 23080update news 789031update news 789032update news 789033update news 789034update news 789035update news 789036update news 789037update news 789038update news 789039update news 789040update news 789041update news 789042update news 789043update news 789044update news 789045update news 789046update news 789047update news 789048update news 789049update news 789050update news 789051update news 789052update news 789053update news 789054update news 789055update news 789056update news 789057update news 789058update news 789059update news 789060News indonesia 889021News indonesia 889022News indonesia 889023News indonesia 889024News indonesia 889025News indonesia 889026News indonesia 889027News indonesia 889028News indonesia 889029News indonesia 889030News indonesia 889031News indonesia 889032News indonesia 889033News indonesia 889034News indonesia 889035News indonesia 889036News indonesia 889037News indonesia 889038News indonesia 889039News indonesia 889040Portal Berita Harian 041Portal Berita Harian 042Portal Berita Harian 043Portal Berita Harian 044Portal Berita Harian 045Portal Berita Harian 046Portal Berita Harian 047Portal Berita Harian 048Portal Berita Harian 049Portal Berita Harian 050Portal Berita Harian 051Portal Berita Harian 052Portal Berita Harian 053Portal Berita Harian 054Portal Berita Harian 055Portal Berita Harian 056Portal Berita Harian 057Portal Berita Harian 058Portal Berita Harian 059Portal Berita Harian 060Portal Berita Harian 061Portal Berita Harian 062Portal Berita Harian 063Portal Berita Harian 064Portal Berita Harian 065Portal Berita Harian 066Portal Berita Harian 067Portal Berita Harian 068Portal Berita Harian 069Portal Berita Harian 070berita 889041berita 889042berita 889043berita 889044berita 889045berita 889046berita 889047berita 889048berita 889049berita 889050berita 889051berita 889052berita 889053berita 889054berita 889055berita 889056berita 889057berita 889058berita 889059berita 889060berita 889061berita 889062berita 889063berita 889064berita 889065berita 889066berita 889067berita 889068berita 889069berita 889070news klungkung 2026001news klungkung 2026002news klungkung 2026003news klungkung 2026004news klungkung 2026005news klungkung 2026006news klungkung 2026007news klungkung 2026008news klungkung 2026009news klungkung 2026010news klungkung 2026011news klungkung 2026012news klungkung 2026013news klungkung 2026014news klungkung 2026015news klungkung 2026016news klungkung 2026017news klungkung 2026018news klungkung 2026019news klungkung 2026020news klungkung 2026021news klungkung 2026022news klungkung 2026023news klungkung 2026024news klungkung 2026025news klungkung 2026026news klungkung 2026027news klungkung 2026028news klungkung 2026029news klungkung 2026030news klungkung 2026031news klungkung 2026032news klungkung 2026033news klungkung 2026034news klungkung 2026035news klungkung 2026036news klungkung 2026037news klungkung 2026038news klungkung 2026039news klungkung 2026040berita 20263001berita 20263002berita 20263003berita 20263004berita 20263005berita 20263006berita 20263007berita 20263008berita 20263009berita 20263010berita 20263011berita 20263012berita 20263013berita 20263014berita 20263015materi 20263001materi 20263002materi 20263003materi 20263004materi 20263005materi 20263006materi 20263007materi 20263008materi 20263009materi 20263010materi 20263011materi 20263012materi 20263013materi 20263014materi 20263015berita harian 230001berita harian 230002berita harian 230003berita harian 230004berita harian 230005berita harian 230006berita harian 230007berita harian 230008berita harian 230009berita harian 230010berita harian 230011berita harian 230012berita harian 230013berita harian 230014berita harian 230015berita harian 230016berita harian 230017berita harian 230018berita harian 230019berita harian 230020berita harian 230021berita harian 230022berita harian 230023berita harian 230024berita harian 230025berita harian 230026berita harian 230027berita harian 230028berita harian 230029berita harian 230030News Indonesia berita2006001News Indonesia berita2006002News Indonesia berita2006003News Indonesia berita2006004News Indonesia berita2006005News Indonesia berita2006006News Indonesia berita2006007News Indonesia berita2006008News Indonesia berita2006009News Indonesia berita2006010News Indonesia berita2006011News Indonesia berita2006012News Indonesia berita2006013News Indonesia berita2006014News Indonesia berita2006015News Indonesia berita2006016News Indonesia berita2006017News Indonesia berita2006018News Indonesia berita2006019News Indonesia berita2006020News Indonesia berita2006021News Indonesia berita2006022News Indonesia berita2006023News Indonesia berita2006024News Indonesia berita2006025News Indonesia berita2006026News Indonesia berita2006027News Indonesia berita2006028News Indonesia berita2006029News Indonesia berita2006030News Indonesia berita2006031News Indonesia berita2006032News Indonesia berita2006033News Indonesia berita2006034News Indonesia berita2006035News Indonesia berita2006036News Indonesia berita2006037News Indonesia berita2006038News Indonesia berita2006039News Indonesia berita2006040